BagusNews.Co – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Serang Sony August menyebutkan, lahan pertanian bawang merah milik Pemerintah Kota Serang yang berada di Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, itu belum bisa memenuhi secara maksimal kebutuhan masyarakat Kota Serang.
“Jadi kami saat ini masih melakukan demplot atau penyuluhan pertanian ke petani di sektor bawang dan cabai. Karena dua komoditas itu sempat menyumbang kenaikan inflasi di Kota Serang, tapi mudah-mudahan hari liburnya tidak terlalu panjang sebelum Idul Fitri tidak terjadi lagi,” ujar Sony August, Rabu, 15 Mei 2024.
Sony mengaku, meskipun Kota Serang sudah memiliki lahan untuk menanam bawang, hal itu dinilai hanya membantu sedikit saja dan tidak terlalu berdampak secara signifikan terhadap tingkat kebutuhan masyarakat dan juga belum bisa menurunkan inflasi secara maksimal.
“Membantu, cuma memang belum maksimal secara signifikan untuk membantu menurunkan inflasi,” ungkapnya.
Sony mengatakan, saat ini Pemerintah Kota Serang masih mengandalkan bantuan dari Bank Indonesia (BI) untuk memenuhi kebutuhan bawang dan cabai bagi masyarakat Kota Serang.
“Waktu kemarin sih itu masih dalam posisi bantuan dari BI dan segala macam kondisinya,” katanya.
Menurut Sony, pertanian bawang maupun cabai sangat membutuhkan biaya yang cukup besar dan mahal. Tambah lagi dua komoditas itu juga rentan untuk diserang hama atau penyakit.
“Tidak bisa dimungkiri produksi bawang dan cabai itu sebetulnya membutukan biaya yang cukup besar. Misalnya di hama dan segala macamnya itu cukup rentan untuk bawang dan cabai,” bebernya.
Sony menuturkan, saat ini Kota Serang memiliki luas lahan pertanian yang bisa digunakan seluas 376 hektare yang berada di Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen.
“Jadi meskipun luas lahannya 276 hektare, akan tetapi yang digunakan untuk tanaman bawang itu hanya 10 persen dari luas lahan yang dimiliki,” tuturnya.
Terkahir, Sony mengatakan, saat ini Kota Serang baru mampu menghasilkan pertanian di sektor bawang sekitar 5-6 ton per bulannya. Angka tersebut juga masih belum bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Serang.
“Memang belum bisa mencukupi kebutuhan kita. Tapi ke depan mudah-mudahan ini bisa kita maksimalkan dari jumlah kebutuhan bawang merah yang dibutuhkan masyarakat sekitar 44,70 ton dalam satu bulan,” tutupnya.(Red/Misbah)







