Home / Daerah / Hukum / Hukum dan Kriminal

Rabu, 22 Mei 2024 - 21:27 WIB

Mahasiswa Desak Kejati Usut Tuntas Kasus Pembebasan Lahan Situ Ranca Gede

BagusNews.Co – Puluhan mahasiswa mengatasnamakan Aliansi Gerakan Mahasiswa untuk Rakyat (Gempur) Banten mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten mengusut tuntas kasus dugaan megakorupsi pembebasan lahan Situ Ranca Gede menjadi wilayah industri di Kabupaten Serang.

Menurut mahasiswa, Kejati Banten tidak punya keberanian untuk menuntaskan kasus tersebut hingga gagal menangkap pelaku utamanya.

“Kasus hilangnya Situ Ranca Gede yang berlokasi di Desa Babakan, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, dari daftar aset Pemprov Banten, kini diduga telah berubah fungsi menjadi kawasan industri, lantaran diperjualbelikan oleh oknum pejabat pemerintah kepada pihak swasta,” kata Korlap Aksi, Guntur dalam orasinya saat memimpin unjuk rasa mahasiswa di depan Kantor Kejati Banten, Rabu, 22 Mei 2024.

Baca Juga :  Gerakan Sadar Arsip DPK Banten, Catat Ini yang Bikin Arsip Tidak Rusak

Ia melanjutkan, Situ Ranca Gede yang berfungsi sebagai resapan air untuk mencegah banjir kini jadi kawasan industri, diduga telah merugikan keuangan negara lebih dari satu triliunan rupiah.

“Tapi sayangnya, sejak tahun 2023 Kejati Banten gagal mengungkap kasus dugaan korupsi tersebut hingga ke pelaku utamanya,” bebernya.

Guntur menambahkan, mahasiswa sangat kecewa terhadap kinerja Kejati Banten yang gagal membongkar kasus tersebut.

“Masa iya kasus pembebasan lahan Situ Ranca Gede hanya oknum Kepala Desa pelakunya. Kami minta dalang utamanya segera ditangkap dan diproses hukum,” tegasnya.

Diketahui, oknum Kepala Desa Babakan, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang Johadi telah ditahan Kejati Banten. Ia diduga menerima uang gratifikasi kasus pembebasan lahan Situ Ranca Gede di wilayahnya.

Baca Juga :  Manfaatkan Potensi Lahan Tak Terpakai, Camat Lakukan Inovasi Bioflok di Carenang

“Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Banten telah menetapkan 1 (satu) orang tersangka berinisial J merupakan Kepala Desa Babakan saat ini, yang berkaitan dengan kegiatan pembebasan lahan di Desa Babakan, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang,” kata Kasi Penerangan Hukum Kejati Banten Rangga Adekresna dari keterangan tertulis yang diterima, Selasa, 14 Mei 2024.

Rangga mengatakan tersangka J menerima uang kurang lebih sebesar Rp735 juta, dari 2012 sampai 2023. Uang tersebut diberikan oleh JP, selaku tim pembebasan lahan Situ Ranca Gede yang memiliki luas sekitar 25 hektare. (Red/Jhodi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Rakor Bersama Menteri PU dan ATR/BPN, Gubernur Banten Andra Soni: Banjir Merupakan Permasalahan Bersama

Daerah

Zakiyah Optimis Peluncuran Gapudakan Dorong Swasembada Pangan dan Pemberdayaan Perempuan

Daerah

Pemprov Banten Terus Menanamkan Perilaku Antikorupsi

Daerah

Digitalisasi Keuangan Daerah: Bank Banten Dorong Implementasi SP2D Online di Kabupaten Lebak

Daerah

Menjelajah Sejarah Banten dengan Berjalan Kaki

Daerah

Gibran Berpeluang Jadi Cawapres, Pemuda Banten Syukuran Atas Putusan MK

Daerah

‎Siswa SMP di Kota Serang Dilarang Corat-coret Seragam Kelulusan, Dindikbud Siapkan Cara Lain

Daerah

Dinas Damkar dan Penyelamatan Tangerang Selatan Tangani Banjir di Perumahan Vila Dago Pamulang