Home / Daerah

Senin, 5 Agustus 2024 - 14:47 WIB

Berikan Pelatihan Tata Boga, DP3AKKB Banten Dorong Kemandirian Kaum Perempuan

BagusNews.Co – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten mendorong kemandirian ekonomi khsusunya untuk kaum perempuan. Salah satunya melalui pelatihan tata boga.

Kepala DP3AKKB Provinsi Banten Sitti Ma’ani Nina mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus berupaya meningkatkan perekonomi masyarakat Banten, salah satunya melakukan pemberdayaan perempuan melalui pelatihan tata boga. Hal ini juga menjadi bagian bagaimana perempuan lebih mandiri secara ekonomi.

Nina menilai, pemberdayaan ekonomi yang efektif bagi perempuan terjadi ketika perempuan menikmati hak mereka untuk mengontrol dan mengambil manfaat dari sumber daya, aset, pendapatan, dan waktu mereka sendiri.

Baca Juga :  Keliling Kecamatan. Cak Nawa Lantik 1.058 Pengurus Ranting di 98 Desa

“Dan ketika mereka memiliki kemampuan untuk mengelola risiko dan meningkatkan status ekonomi dan kesejahteraan mereka,” kata Nina.

Untuk itu, lanjut Nina, pihaknya terus berupaya meningkatkan pemberdayaan perempuan, khususnya di bidang bidang ekonomi. Dirinya juga menilai, kegiatan pelatihan tata boga yang dilaksanakan oleh DP3AKKB Provinsi Banten merupakan bentuk hadirnya pemerintah di tengah masyarakat.

Pihaknya juga berharap, lewat pelatihan yang tekah diberikan, perempuan dapat meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga.

“Serta manfaat lain meningkatnya keterampilan dalam bidang usaha dan dapat berwirausaha secara mandiri baik perorangan maupun kelompok. Dapat memenuhi kebutuhan ekonomi serta meningkatkan derajat sosial ekonomi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Perkuat Keuangan Daerah, Pemkot Tanjungbalai Studi Digitalisasi PAD di Tangsel

Menurut Nina, perempuan harus memiliki otonomi dan kepercayaan diri untuk membuat perubahan dalam hidup mereka sendiri.

“Saya menilai, perempuan memberikan kontribusi yang sangat besar pada perekonomian, baik dalam bisnis, di pertanian, sebagai pengusaha atau karyawan, atau dengan melakukan pekerjaan perawatan tidak berbayar di rumah,” katanya.

Nina menjelaskan, pemberdayaan ekonomi perempuan hadir sebagai salah satu upaya untuk menuju kesetaraan gender, pengentasan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“Saya berharap dengan adanya pelatihan tata boga ini kontribusi perempuan pada perekonomian keluarga, juga akan menjadi kekuatan. Maka, peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan penting dilakukan,” jelasnya. (ADV)

Share :

Baca Juga

Daerah

Hari Ini 45 Calon Anggota Bawaslu Banten Ikuti Tes Tertulis di UPT BKN Serang

Daerah

‎Bisa Berpindah dari Fungsional ke Struktural, Mobilitas Karier ASN Kota Serang Kini Lebih Fleksibel

Daerah

Pj Gubernur Al Muktabar : Pemprov Banten Siap Fasilitasi Pemilu 2024

Daerah

Gelar Diskusi Pilkada, PPK Ciruas: Penyelenggara Harus Paham Tahapan

Daerah

Pemprov Banten Ajak Semua Pihak Menjaga Kondusivitas Dalam Menyambut Pemilu 2024

Daerah

Pemprov Banten Didorong Gagas Festival Transparansi Anggaran Dalam Bentuk Pemberantasan Korupsi

Daerah

Bangun Kantor Pusat Bank Banten di Kota Serang, Pemprov Gelontorkan Dana Rp22,6 Miliar

Daerah

Bawaslu Tegaskan Pencoblosan PSU Tidak Diwakilkan, Masyarakat Diharapkan Melapor