BagusNews.Co – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dari Rp 539 triliun dana desa yang telah disalurkan oleh pemerintah pusat sejak 2015 lalu, telah membuahkan hasil pembangunan yang sangat signifikan. Mulai dari pembangunan jalan desa, jembatan, ribuan pasar desa hingga ribuan embung.
“Saya senang jalan desa yang di bangun dari dana desa itu sepanjang 350.000 KM, jadi perdesa kurang lebih 4-5KM. Ini hasil yang sangat baik,” ungkap Jokowi dalam sambutannya pada saat melakukan kunjungan kerja di Desa Margagiri, Kecamatan Bononegara, Kabupaten Serang pada Senin 8 Januari 2024.
Selanjutnya, Jokowi juga menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya memperhatikan sejumlah pembangunan berskala besar saja. Akan tetapi pembangunan yang berskala kecil juga menjadi salah satu prioritas.
“Pembangunan jalan tol selama 9 tahun ini kita bangun 2.040 KM, sehingga kalau di bandingkan jalan desa itu 350.000 KM. Justru yang banyak itu yang kecil-kecil, seperti jalan desa,” katanya.
Selain pembangunan jalan desa, Jokowi juga menuturkan dana desa juga mampu membangun jembatan dengan total sepanjang 1,9 juta KM, embung sebanyak 6.700 unit dan sekitar 14.600 pasar desa.
“Saya harapkan, dana desa harus jadi barang harus jadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat di desa,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Jokowi berpesan kepada Kepala Desa untuk setiap kegiatan yang dialokasikan dari dana desa, agar dapat menggunakan produk yang ada di sekitar desa. Sehingga diharapkan mampu mendorong dan menumbuhakan perputaran ekonomi di desa.
“Anggaran yang masuk ke desa itu betul-betul bisa menjadi sesuatu buat desa, serta bisa mentrigger produksi yang ada di desa,” katanya.
Tidak hanya itu, Jokowi juga menuturkan dalam melakukan kegiatan dan pembangunan yang menggunakan dana desa untuk dapat dilihat dari kebutuhan serta potensi yang di miliki dari desanya. Lantaran setiap desa memiliki karakter tersendiri.
“Jadi jangan hanya meniru, belum tentu setiap desa memiliki unggulan dan potensi yang sama dengan yang lain. Maka kita harus mengerti kekuatan dan potensi desa sehingga menjadi barang yang bermanfaat bagi masyarakat serta bisa mentrigger pertumbuhan dan ekonomi desa,” pungkasnya.(Red/Dede)







