BagusNews.Co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) menyelenggarakan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pasca Pemungutan Suara kepada Kelompok Pemilih Strategis dan Rentan di Wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) pada Pemilu Serentak Tahun 2024 di Hotel Swiss-Bellin Modern Cikande, Sabtu, 10 Agustus 2024.
Sosialisasi serupa juga digelar di 38 provinsi se-Indonesia. Adapun segmentasi pemilih masyarakat adat dalam sosialisasi yang digelar di Kabupaten Serang, Banten, yaitu ratusan masyarakat Kampung Yudha Asri, Desa Mander, Kecamatan Bandung, dan partai politik peserta pemilu. Acara ini turut dimeriahkan oleh penampilan kesenian tradisi dari kelompok kesenian Kampung Yudha Asri.
Acara tersebut dimoderatori oleh Tenaga Ahli KPU RI Diah Widyawati dan tiga orang narasumber, yaitu Ketua Divisi Sosdiklih Parmas KPU Kabupaten Serang Ichsan Mahfuz, Dosen UIN SMH Banten Iin Ratna Sumirat, dan Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang, Beni Kusnandar.
Ichsan Mahfuz mengatakan bahwa sosialisasi dan pendidikan pemilih bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada Serentak 2024.
“Agar program Pilkada ini berjalan dengan damai dan kondusif maka partisipasi masyarakatnya juga harus tinggi,” ujar Ichsan pada Sabtu, 10 Agustus 2024.
Lebih lanjut, Ichsan mengatakan, di Kabupaten Serang terdapat masyarakat adat, salah satunya masyarakat Kampung Yudha Asri. Dipilihnya, masyarakat Yudha Asri karena masyarakat di kampung tersebut pendidikannya tidak sampai SMA atau dengan perkataan lain relatif rendah.
“Untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak 2024 maka harus ada sosialisasi dari KPU RI yang dirasakan oleh masyarakat tersebut,” imbuhnya.
Senada dengan itu, Iin Ratna Sumirat mengatakan, pemahaman tentang partisipasi masyarakat dalam Pilkada Serentak 2024 perlu ditingkatkan. Untuk itu, sosialisasi dari KPU RI kepada masyarakat harus digalakkan.
“Kita sebagai warga negara Indonesia yang ada dari Sabang sampai Merauke, termasuk di Kabupaten Serang yang merupakan bagian dari Provinsi Banten jangan sampai karena berbeda-beda pilihan kemudian tidak mau datang ke TPS (tempat pemungutan suara),” ujar Iin saat sosialisasi berlangsung.
Sementara itu, Beni Kusnandar mengucapkan terima kasih kepada KPU RI, KPU Provinsi Banten, dan KPU Kabupaten Serang karena telah memberikan sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada masyarakat di Kabupaten Serang.
“Kami tahu bahwa masyarakat Yudha Asri masih memiliki ketimpangan, apalagi yang sudah sepuh dari sisi akademik. Tentu harus diberikan khusus seperti sosialisasi ini biar mereka jadi tahu dan paham bagaimana kita yang meiliki hak untuk juga memberikan aspirasi,” tutur Beni.
Menurutnya, masyarakat adat sangat senang atas sosialisasi dan Pendidikan yang diberikan KPU. Terpenting, masyarakat jadi tahu dan paham bahwa masyarakat memiliki hak untuk memilih pemimpinnya.
“Jadi, ini sangat luar biasa. Efek lainnya, bahwa masyarakat Yudha Asri juga dapat memberikan informasi kepada masyarakat di luar kampungnya. Bahwa, masyarakat Yudha Asri ini adalah satu masyarakat adat di Kabupaten Serang yang perlu dilestarikan dan perlu menjadi perhatian kita semua,” pungkasnya. (Red/Dwi)







