Home / Daerah / Nasional / Pendidikan / Politik

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 17:23 WIB

Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Gelar Sosialisasi dan Pendidikan untuk Masyarakat Adat

Jajaran KPU dan para peserta berfoto bersama saat gelaran Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pasca Pemungutan Suara kepada Kelompok Pemilih Strategis dan Rentan di Wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) pada Pemilu Serentak Tahun 2024 di Hotel Swiss-Bellin Modern Cikande, Sabtu, 10 Agustus 2024 I Dwi MY

Jajaran KPU dan para peserta berfoto bersama saat gelaran Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pasca Pemungutan Suara kepada Kelompok Pemilih Strategis dan Rentan di Wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) pada Pemilu Serentak Tahun 2024 di Hotel Swiss-Bellin Modern Cikande, Sabtu, 10 Agustus 2024 I Dwi MY

BagusNews.Co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) menyelenggarakan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pasca Pemungutan Suara kepada Kelompok Pemilih Strategis dan Rentan di Wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) pada Pemilu Serentak Tahun 2024 di Hotel Swiss-Bellin Modern Cikande, Sabtu, 10 Agustus 2024.

Sosialisasi serupa juga digelar di 38 provinsi se-Indonesia. Adapun segmentasi pemilih masyarakat adat dalam sosialisasi yang digelar di Kabupaten Serang, Banten, yaitu ratusan masyarakat Kampung Yudha Asri, Desa Mander, Kecamatan Bandung, dan partai politik peserta pemilu. Acara ini turut dimeriahkan oleh penampilan kesenian tradisi dari kelompok kesenian Kampung Yudha Asri.

Acara tersebut dimoderatori oleh Tenaga Ahli KPU RI Diah Widyawati dan tiga orang narasumber, yaitu Ketua Divisi Sosdiklih Parmas KPU Kabupaten Serang Ichsan Mahfuz, Dosen UIN SMH Banten Iin Ratna Sumirat, dan Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang, Beni Kusnandar.

Ichsan Mahfuz mengatakan bahwa sosialisasi dan pendidikan pemilih bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada Serentak 2024.

Baca Juga :  Selain Penugasan Partai, Ini Alasan Andika Hazrumy Maju di Pilkada Kabupaten Serang

“Agar program Pilkada ini berjalan dengan damai dan kondusif maka partisipasi masyarakatnya juga harus tinggi,” ujar Ichsan pada Sabtu, 10 Agustus 2024.

Lebih lanjut, Ichsan mengatakan, di Kabupaten Serang terdapat masyarakat adat, salah satunya masyarakat Kampung Yudha Asri. Dipilihnya, masyarakat Yudha Asri karena masyarakat di kampung tersebut pendidikannya tidak sampai SMA atau dengan perkataan lain relatif rendah.

“Untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak 2024 maka harus ada sosialisasi dari KPU RI yang dirasakan oleh masyarakat tersebut,” imbuhnya.

Senada dengan itu, Iin Ratna Sumirat mengatakan, pemahaman tentang partisipasi masyarakat dalam Pilkada Serentak 2024 perlu ditingkatkan. Untuk itu, sosialisasi dari KPU RI kepada masyarakat harus digalakkan.

“Kita sebagai warga negara Indonesia yang ada dari Sabang sampai Merauke, termasuk di Kabupaten Serang yang merupakan bagian dari Provinsi Banten jangan sampai karena berbeda-beda pilihan kemudian tidak mau datang ke TPS (tempat pemungutan suara),” ujar Iin saat sosialisasi berlangsung.

Baca Juga :  Dorong Kesejahteraan Pelaku UMKM, Ikawati BPN Banten Blusukan ke Baduy

Sementara itu, Beni Kusnandar mengucapkan terima kasih kepada KPU RI, KPU Provinsi Banten, dan KPU Kabupaten Serang karena telah memberikan sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada masyarakat di Kabupaten Serang.

“Kami tahu bahwa masyarakat Yudha Asri masih memiliki ketimpangan, apalagi yang sudah sepuh dari sisi akademik. Tentu harus diberikan khusus seperti sosialisasi ini biar mereka jadi tahu dan paham bagaimana kita yang meiliki hak untuk juga memberikan aspirasi,” tutur Beni.

Menurutnya, masyarakat adat sangat senang atas sosialisasi dan Pendidikan yang diberikan KPU. Terpenting, masyarakat jadi tahu dan paham bahwa masyarakat memiliki hak untuk memilih pemimpinnya.

“Jadi, ini sangat luar biasa. Efek lainnya, bahwa masyarakat Yudha Asri juga dapat memberikan informasi kepada masyarakat di luar kampungnya. Bahwa, masyarakat Yudha Asri ini adalah satu masyarakat adat di Kabupaten Serang yang perlu dilestarikan dan perlu menjadi perhatian kita semua,” pungkasnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Politik

Bertemu Komunitas UMKM di Tangerang, Andra Soni Ceritakan Pengalamannya

Daerah

Pelantikan 227 Pejabat di Kabupaten Serang, Bupati Zakiyah Tegaskan Tidak Ada Jual Beli Jabatan

Daerah

Lurah Tidak Ikut Upacara Hari Lahir Pancasila, Pj Walikota Serang: Senin Saya Panggil
BagusNews.Co

Daerah

Dukung AHY Maju Pilpres 2024, Politisi Senior Golkar Hijrah Ke Demokrat

Daerah

Yedi Rahmat Ajak BUMN Membangun Kota Serang

Daerah

Lokasi Launching Gebyar Kota Serang Mengaji Digeser ke Alun-alun Barat

Ekonomi

Kemendagri Dorong Pemda Tingkatkan Investasi

Daerah

Pemprov Banten Ajak Semua Pihak Menjaga Kondusivitas Dalam Menyambut Pemilu 2024