Home / Daerah / Hukum

Selasa, 13 Agustus 2024 - 15:07 WIB

Gugatan Berujung NO, Pembangunan Puspemkab Dilanjutkan

Deni Ismail Pamungkas, kuasa hukum Pemkab Serang l Dwi MY

Deni Ismail Pamungkas, kuasa hukum Pemkab Serang l Dwi MY

BagusNews.Co – Pengadilan Negeri (PN) Serang telah mengeluarkan putusan NO (tidak dapat diterima) terhadap kasus sengketa lahan 17 bidang lahan di Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang.

Kuasa Hukum Pemkab Serang Deni Ismail Pamungkas mengatakan bahwa gugatan dari pihak penggugat tidak diterima oleh PN Serang.

“Kemarin sudah ada keputusan Pengadilan Negeri Serang, sudah memberikan keputusan bahwasanya gugatan penggugat (Ahli waris-red) dinyatakan tidak diterima atau NO” ujar Deni kepada BagusNews.Co.

Menurut Deni, hakim mendalilkan dan menyampaikan berdasarkan pertimbangan hukum bahwa gugatan penggugat itu tidak diterima dengan alasan bahwa tanah tersebut masih dipersengketakan dengan pemilik sertifikat di lokasi yang sama dengan ahli waris (dobel data-red).

“Dengan alasan terkait bidang yang disengketakan oleh para penggugat, itu ternyata fakta di lapangan bidang tersebut itu masih dipersengketakan juga, seperti itu jadi ketika bidang itu dipersengketakan harusnya ada pihak yang harus ikut serta sebagai tergugat, artinya dari hal tersebut sudah bukan ranahnya Pemerintah Kabupaten Serang,” ucapnya.

Baca Juga :  Disdukcapil Catat 29.201 Warga Kabupaten Serang Gunakan Identitas Kependudukan Digital

Lebih lanjut, ujar Deni, ketika ada pihak lain yang mengklaim lahan tersebut maka seharusnya ahli waris bersengketa dengan pihak tersebut.

Terkait pembayaran, Deni menyampaikan bahwa saat ini pemerintah sudah membayarkan tanah tersebut melalui pengadilan (konsinyasi).

“Jadi kalau urusan Pemkab Serang itu sudah selesai dengan orang-orang yang mengklaim sebagai pemilik lahan karena pembayarannya sudah dititipkan di pengadilan,” ujarnya.

Terkahir, Denis menyampaikan bahwasanya pembangunan Puspemkab Serang tetap dilanjutkan.

“Tetap kami melakukan pembangunan sesuai dengan surat keputusan Bupati dan sesuai dengan aturan hukum yang ada kita pembangunan tetap jalan karena kalau pembangunan itu tidak dijalankan nanti ada masalah hukum di kemudian hari,” ucapnya.

Baca Juga :  Andra-Dimyati Dilantik Lebih Cepat, Sekber Relawan Resmi Bubarkan Diri

Sebelumnya, kuasa hukum penggugat Supena mengatakan, warga Desa Cisait belum menerima pembayaran sama sekali.

Perihal konsinyasi yang dilakukan oleh Pemkab Serang, Supena mengaku warga Desa Cisait tidak didata.

“Konsinyasi itu, kita tidak didata tidak diapa-apakan, tiba-tiba tanahnya sudah dijual siapa yang jual,” tuturnya

Ditanya terkait kemungkinan kalah gugatan dalam perkara ini, Supena enggan berspekulasi.

Supena yakin majelis hakim masih mempunyai hati nurani dan akan berpihak kepada warga Desa Cisait.

“Itu pilihan, tapi yang jelas saya meyakini majelis hakim itu punya nurani,” katanya

“Ini bukan orang pinter dan bukan orang yang berpolitik ini, ini orang biasa yang terzalimi,” pungkasnya. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemkot Serang Wacanakan Ambil Alih Bangunan Stadion Maulana Yusuf

Daerah

Hari Kartini 2026, Ketua TP-PKK Dorong Perempuan Kota Serang Harus Hebat dan Mendunia

Daerah

Bawaslu Kota Serang Luncurkan 11 Pemetaan Kerawanan Pilkada 2024

Daerah

Hasil Uji Coba Penerimaan Sampah Tangsel, Pemkot Serang Segera Lakukan Evaluasi

Daerah

‎Disparpora Kota Serang Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Kawasan Pedestarian Royal Baroe

Daerah

Pemprov Banten Buka Seleksi Penerimaan Pegawai RSUD Labuan dan Cilograng, Ini Jadwal Tahapannya

Daerah

Wujudkan SDM Berkualitas, Andra Soni Ajukan 5 Lokasi Untuk Sekolah Rakyat di Provinsi Banten

Daerah

KPU Banten Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya di Pilkada Serentak