BagusNews.Co – Pemkot Cilegon melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) tahun depan segera memiliki gedung perpustakaan modern.
Gedung perpustakaan modern yang akan dibangun mulai tahun 2025 tersebut dianggarkan sebesar Rp11 miliar, melalui dana hibah dari pemerintah pusat.
Hal itu terungkap saat tasyakuran dan pemberian penghargaan atas terlaksananya kegiatan pemindahan pedagang dari lahan rencana pembangunan gedung perpustakaan, di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cilegon, Senin, 28 Oktober 2024.
Hadir dalam kesempatan itu Pjs Wali Kota Cilegon Nana Supiana, Sekda Maman Mauludin, serta Kepala DPK Kota Cilegon Ismatullah beserta jajarannya.
Pjs Wali Kota Cilegon Nana Supiana mengatakan, pentingnya literasi untuk mendukung kemajuan suatu bangsa. Oleh karena itu, pembangunan gedung perpustakaan merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan akses literasi bagi masyarakat Kota Cilegon.
“Negara maju selalu diawali dengan kekuatan literasi, kekuatan membaca. Namun, di era modern ini, membaca tidak hanya terbatas pada buku fisik. Perpustakaan ke depan harus menjadi tempat di mana masyarakat bisa mengakses pengetahuan melalui berbagai media, termasuk perangkat digital. Literasi harus lebih dari sekedar membaca, tetapi juga berbagi pengetahuan,” ujar Nana.
Dalam kesempatan tersebut, Nana mengapresiasi kontribusi berbagai pihak terutama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cilegon, yang gigih berupaya hingga mendapatkan dana hibah dari pemerintah pusat sebesar Rp11 miliar untuk pembangunan gedung perpustakaan.
“Kami tentu berharap agar proses pembangunannya nanti dapat berjalan lancar, penuh kehati-hatian. Setelah jadi, tentu harapannya bisa bermanfaat buat meningkatkan literasi masyarakat Kota Cilegon,” harapnya.
Sementara itu, Kepala DPK Kota Cilegon, Ismatullah, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh komponen yang telah mendukung penuh pembangunan gedung perpustakaan Kota Cilegon.
“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras. Kami berharap pembangunan gedung perpustakaan ini dapat selesai tepat waktu dan menjadi tempat yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” ujar Ismatullah.
Menurutnya, gedung perpustakaan ini akan didesain tidak hanya sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga sebagai pusat diskusi dan berbagi literasi. Konsep perpustakaan modern yang diusung akan mendukung interaksi masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan melalui berbagai platform digital dan fisik.
“Semoga pembangunan ini dapat terealisasi sesuai dengan jadwal dan harapan kita bersama. Kami optimis fasilitas ini akan memberikan manfaat besar bagi pengembangan literasi di Cilegon,” pungkasnya. (Red/Ris)







