Home / Daerah

Jumat, 20 Desember 2024 - 20:46 WIB

Tanamkan Nilai Antikorupsi, Pj Gubernur Banten A Damenta : Sebagai Early Warning

BagusNews.Co – Penjabat (Pj) Gubernur Banten A Damenta mengatakan kunci dalam pemberantasan korupsi merupakan diri sendiri, diantaranya dengan menanam nilai-nilai antikorupsi melalui kegiatan diskusi dan lain sebagainya. Sehingga dapat menjadi early warning agar tidak terlibat dan melakukan tindak pidana korupsi.

Demikian hal itu disampaikan A Damenta dalam Diskusi Publik Memperingati Hari Antikorupsi Dunia (Harkodia) 2024 dengan mengusung tema ‘Semangat Baru, Birokrasi Tanpa Korupsi’ di Sekretariat Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Provinsi Banten, Plaza Aspirasi, KP3B Curug, Kota Serang, Jumat 20 Desembee 2024.

“Kegiatan diskusi seperti ini, bisa menjadi early warning yang luar biasa agar tidak korupsi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Peringati Hakordia 2024, Pj Al Muktabar: Antikorupsi Menjadi Hal Penting Dalam Kehidupan

Selanjutnya, A Damenta menyampaikan tindakan korupsi dapat terjadi dimulai dari ego sektoral dan zona nyaman.

“Dan kuncinya untuk mengantisipasi itu terdapat dalam diri masing-masing dengan menanamkan nilai-nilai antikorupsi,” katanya.

Selain itu, A Damenta berkomitmen untuk menjaga pemerintahan selama masa transisi kepemimpinan. Terlebih visi Presiden Prabowo Subianto telah jauh memandang kedepan, agar semua potensi akan dimaksimalkan dalam pembangunan.

“Saat ini paradigma harus cepat berubah, Pak Probowo dalam visinya jauh kedepan. Semua potensi kembali membangun rakyat dan negara,” imbuhnya.

Sementara, Deputi 1 Kantor Komunikasi Kepresidenan RI M. Isra Ramli mengatakan pemberantasan korupsi telah menjadi salah satu komitmen pemerintahan saat ini, terlihat dalam Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden pada point ke-7.

Baca Juga :  Sertijab Pj Gubernur Banten, Al Muktabar dan A Damenta Saling Beri Pujian

“Dalam Asta Cita point ke-7 itu diantaranya pemberantasan korupsi, dan itu disampaikan juga ketika Pak Prabowo setelah dilantik,” ujarnya.

Dikatakannya, dalam memberantas korupsi harus ditanamkan dan membangun integritas yang baik dan kuat.

“Diawali dengan menanamkan dan membangun integritas personal dan kemudian integritas profesional,” katanya.

Ditempat yang sama, Aktivis Antikorupsi yang juga Direktur Eksekutif ALLIP Uday Suhada menilai, permasalahan korupsi sangat susah dihilangkan. Akan tetapi bagaimana bersama-sama untuk menekan dan meminamilisir terjadinya tindak pidana korupsi.

“Korupsi tidak mungkin hilang. Paling bisa kita minimalisir seminim-minimnya,” pungkasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Al Muktabar Tinjau Pembangunan Ruas Jalan Cibadak-Padasuka Kabupaten Lebak

Daerah

Sukarelawan Ganjar Untuk Semua Gelar Doa Bersama untuk Ganjar Pranowo-Mahfud MD

Daerah

Penyandang Disabilitas di Kota Serang Sulit Mendapat Pekerjaan

Daerah

Bupati Tangerang Desak BGN Tangani Laporan Makanan Program Makan Bergizi Gratis

Daerah

Padarincang Berpeluang Jadi Desa Wisata Terbaik 2024

Daerah

Tingkatkan Keterampilan Bidang Usaha, DP3AKKB Banten Beri Pelatihan Tata Boga untuk Kaum Ibu di Kecamatan Sumur

Daerah

‎PMII Banten Soroti Isu Buruh dan Pendidikan dalam Aksi May Day 2026

Daerah

Viral Budi-Agis Temui Sejumlah Kepala OPD, Bawaslu Kota Serang: Belum Terima Laporan