BagusNews.Co — Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Dewan Juri Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 melakukan visitasi dan penilaian di Wisata Kacida Cibuntu, Desa Padarincang, Kecamatan Padarincang, Selasa, 16 Juli 2024.
Dalam ADWI 2024 yang diikuti sebanyak 6.016 desa wisata dari seluruh Indonesia, saat ini Desa Wisata Padarincang terpilih sebagai nominasi 50 desa wisata terbaik.
Dewan Juri ADWI 2024 Kemenparekraf RI, Ari S Suhandi mengatakan Wisata Kacida Cibuntu Desa Padarincang masuk 50 besar desa wisata terbaik ADWI 2024. Selanjutnya, 50 besar desa wisata terbaik akan dilatih oleh tim kurator.
“Dari 50 besar desa wisata terbaik itu akan mendapatkan pelatihan dan pendampingan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Nanti ada tim terpisah yang akan datang untuk melakukan kurasi lagi, pelatihan apa yang dibutuhkan, dan sebagainya,” Ari kepada wartawan usai visitasi dan penilaian ADWI, Selasa, 16 Juli 2024.
Lebih lanjut, Ari mengungkapkan, Desa Wisata Padarincang sudah dianggap menjadi juara sebab menjadi 50 terbaik dari 6.016 desa wisata yang mengikuti ADWI 2024.
“Mengenai nanti masuk juara 1, 2, dan 3 kita banyakin doa bersama-sama. Yang pasti Wisata Kacida Cibuntu Desa Padarincang potensinya ada untuk masuk juara 1, 2 dan 3,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, pemerintah pusat berencana untuk memberikan bantuan untuk mendorong pengembangan desa wisata yang masuk dalam 50 besar ADWI 2024.
“Kita masih berusaha di pusat agar yang 50 besar masuk di 2024, insyaallah juga ada bantuan dari pusat. Nanti didiskusikan untuk pemanfaatannya ke depan untuk mendorong secara perlahan naik kelas,” imbuhnya.
Terkait indikator penilaian, ia menuturkan, pada ADWI 2024 yang bertema ‘Desa Wisata Menuju Pariwisata Hijau Berkelas Dunia’ ada lima indikator, yaitu Daya Tarik Wisata, Amenitas, Digital, Kelembagaan dan SDM, serta Resiliensi.
“Untuk di Desa Padarincang ini sudah ada beberapa dari 5 kategori itu,” paparnya.
Sementara itu, Direktur Insfrastruktur Ekonomis Kreatif Direktorat Insfrastruktur Ekonomis Kreatif Oneng Setya Harini mengaku terpesona akan keindahan dan kesejukan Wisata Kacida Cibuntu Desa Padarincang yang masih asri. Oneng pun mengapresiasi semua pihak yang telah mengembangkan potensi alam yang ada.
“Kesan saya ini Desa Padarincang luar biasa. Kami melihat keindahan dari sebuah desa terkait dengan lingkungan yang memang masih sangat natural, masih asli. Ini jarang ada. Apalagi kami yang lama tinggal di pinggiran Jakarta tentu saja kami ke sini rasanya itu langsung adem,” ujarnya.
Akan tetapi, kata Oneng, bahwa dalam mengembangkan desa wisata tentu ada manajemen yang harus dikuatkan dan pihaknya melihat potensi alamnya sudah luar biasa yang memang sejalan dengan Kemenparekraf dalam rangka pengembangan pariwisata hijau. Kemudian juga terkait dengan budaya dan makanan khas setempat yang menurutnya menjadi bagian dari atraksi wisata di Desa Padarincang.
“Sedangkan dari sisi ekonomi yang kreatif yang saya pakai batik, kemudian juga tadi ada beberapa karya kreatif yang lainnya. Untuk kesenian ada pencak silat, seni tari juga musik, dan ada juga buaya putih. Itu nilai-niali tradisi yang perlu diangkat, dikemas sebagai keunikan tersendiri,” katanya.
Oneng menilai, akses menuju destinasi di Padarincang terbilang mudah dan memadai, tidak jauh dari perkotaan. Meski masih dalam status desa wisata rintisan, ke depan dia meyakini akan terus berkembang dengan keseriusan pemerintah desa (pemdes), kelompok sadar wisata (pokdarwis), dan semua stakeholders, baik Pemerintah Kabupaten Serang, akademisi, dan lainnya.
”Tahun 2024 masih rintisan sehingga rasanya tidak sulit kalau kita bersama-sama untuk membangun desa wisata ini makin maju. Tahun 2025 akhir sudah berkembang, tahun 2027 sudah maju, dan tahun 2029 (Wisata Kacida Cibuntu Desa Padarincang) sudah mandiri,” harap Oneng.
Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang Anas Dwi Satya Prasadya mengatakan, ke depannya akan terus memberikan pembinaan salah satunya penekanan terhadap pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) nya. Salah satunya belum lama ini Disporapar memberikan pelathan kepada para barista yang tersebar di 29 kecamatan se Kabupaten Serang.
“Wisata Kacida Cibuntu Desa Padarincang sangat berpotensi, diharapkan kedepannya menjadi desa wisata unggulan di Kabupaten Serang,” ujarnya.
Kepala Desa Padarincang Iyus Suparyadi optimistis, Desa Wisata Kacida Cibuntu Padarincang menduduki posisi lima besar terbaik ADWI 2024.
Hal itu bukan tanpa alasan. Sebab, Padarincang memiliki banyak destinasi wisata yang terus dikembangkan hingga menjadi wisata unggulan khususnya di Kabupaten Serang.
“Kami desa optimistis untuk mendapatkan lima besar karena sudah masuk 50 besar. Kami juga merasa bangga dan mudah-mudahan masuk katogeri 5 besar,” ungkap Iyus usai visitasi dan penilaian yang dilakukan Kemenparekraf dan Dewan Juri ADWI 2024.
Lebih lanjut, Iyus mengatakan, ada banyak destinasi dan beragam wahana yang saat ini dimiliki Desa Wisata Padarincang.
“Di antaranya, ada tubing atau bahasa daerahnya papalidan buat anak kecil. Kalau untuk dewasa, ada Curug Cigumawang dan camping ground serta ada babacakan di tepi sungai,” imbuhnya.
Ia juga menjelaskan terkait potensi yang saat ini dikembangkan di Desa Wisata Padarincang, salah satunya Sungai Cikalumpang.
“Potensi lain tentunya ada beberapa, sungai Cikalumpang dan sumber mata air. Kita juga buatkan kolam renang yang modern. Insyallah, wisata ini kita kembangkan tahun 2025 ke depan,” pungkasnya. (Red/Dwi)







