BagusNews.Co – Pencarian seorang remaja bernama Zaki, yang tenggelam di Pantai Wirton, memasuki hari kedua dengan tantangan yang cukup berat.
Gelombang tinggi berkisar antara 0,5 – 1 meter dan hujan deras menjadi faktor penghambat dalam upaya pencarian yang melibatkan perahu karet dan motor tempel.
Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian dengan melakukan penyisiran darat ke utara dan selatan dalam radius 1 kilometer dari lokasi kejadian pada Senin, 3 Desember 2024.
Insiden memilukan ini terjadi pada Minggu, 29 Desember 2024, sekira pukul 16.30 WIB. Zaki (15) asal Perum Griya Asri, Kelurahan Kramatwatu, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, sedang berenang bersama tiga rekannya.
Tiba-tiba, ombak besar menerjang mereka, dan meski tiga temannya, yaitu M. Faik Septian (15), Mulfi (15), dan Rafka (15) berhasil diselamatkan oleh petugas Balawista yang berjaga, Zaki terseret ombak ke tengah laut dan tidak dapat diselamatkan.
“Pukul 13.00 WIB, Tim SAR menurunkan perahu karet dan motor tempel untuk melakukan pencarian terhadap korban sejauh 3 nautical miles (NM) dari lokasi kejadian,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten Al Amrad.
Lebih lanjut, kata Amrad, tim SAR terus melakukan pencarian meskipun kondisi cuaca tidak mendukung.
Akhirnya pada Senin, 30 Desember 2024, sekitar pukul 14.45 WIB, Tim SAR Gabungan menemukan Zaki dalam keadaan meninggal dunia di pinggir pantai, berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.
Amrad mengatakan, korban segera dievakuasi ke Rumah Sakit Panggungrawi Cilegon untuk proses lebih lanjut.
“Setelah korban atas nama Zaki ditemukan, dengan ini Operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan unsur-unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” ujar Al Amrad.
Keberhasilan pencarian ini menjadi sebuah pelajaran berharga bagi semua pihak tentang pentingnya keselamatan saat beraktivitas di pantai, terlebih saat kondisi cuaca tidak bersahabat.
Kejadian ini menyoroti risiko berenang di pantai, terutama bagi remaja, dan pentingnya pengawasan yang ketat. Tim SAR dan Balawista terus berupaya memberikan yang terbaik dalam menjaga keselamatan pengunjung pantai. (Red/Dwi)







