Home / Daerah / Ekonomi

Selasa, 31 Desember 2024 - 12:12 WIB

Hingga 30 Desember 2024, Realisasi Pendapatan Pemprov Banten Capai Rp 12,3 T

Plt. Kepala Bapenda Provinsi Banten, Deni Hermawan | Dok. Istimewa

Plt. Kepala Bapenda Provinsi Banten, Deni Hermawan | Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Realisasi pendapatan daerah Provinsi Banten tahun 2024 mencapai Rp 12.315.169.232.935 atau 99,25 persen dari target Rp 12.408.206.036.154. Hal tersebut berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten pada Senin 30 Desember 2024 terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pendapatan Transfer dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah.

Realisasi pendapatan dari sektor pajak daerah yang terdiri enam (6) sumber pajak yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten,dua diantaranya telah melampaui target yang ditetapkan pada tahun 2024, yakni Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor.

Plt Kepala Bapenda Provinsi Banten E.A Deni Hermawan mengatakan realisasi PKB di Provinsi Banten mencapai Rp 3.547.074.053.200 atau 106,4 persen dari target Rp 3.333.800.842.200. Sedangkan untuk realisasi Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor Provinsi Banten mencapai Rp 1.305.765.929.791,4 atau 100,48 persen dari target Rp 1.299.557.479.111,03.

Baca Juga :  Walikota Serang Serahkan Bantuan Langsung Rumah Roboh di Tiga Lokasi

“Alhamdulillah 2 sumber pajak yang menjadi kewenangan Pemprov Banten telah melampaui target yang ditentukan,” ungkap E.A Deni Hermawan dalam keterangannya, Selasa 31 Desember 2024.

Sementara realisasi empat sumber pajak lainnya, kata Deni, yaitu pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) mencapai Rp 2.656.532.578.600 atau 90,74 persen dari target Rp 2.927.701.683.700, Pajak Air Permukaan mencapai Rp 39.806.883.800 atau 94,71 persen dari terget Rp 42.029.446.000, Pajak Alat Berat mencapai Rp 3.075.500 atau 30,76 persen dari target 10.000.000 dan Pajak Rokok mencapai Rp 953.821.306.817 atau 94,27 persen dari target Rp 1.011.811.566.900.

“Sehingga realisasi pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak daerah mencapai Rp 8.503.003.827.708,4 atau 98,7 persen dari target Rp 8.614.911.017.911,03,” katanya.

Selanjutnya, Deni menuturkan realisasi pendapatan dari retribusi daerah di Provinsi Banten mencapai Rp 201.107.093.624,5 atau 88,08 persen dari target Rp 228.333.727.283. Kemudian realisasi hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan mencapai Rp 51.909.734.739 atau 100 persen dari target yang telah ditentukan dan realisasi lain-lain PAD yang sah mencapai Rp 179.992.712.696,09 atau 56,82 persen dari target Rp 316.793.757.106.

Baca Juga :  HUT Ke-23, Pemprov Banten Bersama Kormi Banten Pecahkan Rekor Dunia Bermain Ketapel

“Realisasi PAD dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan serta lain-lain PAD yang sah mencapai Rp 8.936.013.368.767,99 atau 97 persen dari target Rp 9.211.948.237.039,03,” imbuhnya.

Selain itu, Deni menuturkan realisasi pendapatan Provinsi Banten dari dana transfer mencapai Rp 3.372.725.304.167 atau 105,73 persen dari target Rp 3.189.827.239.115 dan realisasi pendapatan dari lain-lain pendapatan daerah yang sah mencapai Rp 6.430.560.000 atau 100 persen dari target yang ditetapkan.

“Hingga 30 Desember 2024, pendapatan daerah Provinsi Banten mencapai Rp 12.315.169.232.935 atau 99,25 persen dari target Rp 12.408.206.036.154,” pungkasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemkot Serang Akan Tetap Pertahankan Tenaga Honor

Daerah

Dinas Sosial Ambil Peranan Penting Dalam Pencegahan Stunting di Banten

Daerah

Tingkatkan Responsivitas, BPBD Banten Gencar Melakukan Pelatihan Kebencanaan

Daerah

Sering Komunikasi, Rano dan Zaki Akui Intens Melakukan Diskusi

Daerah

Tangsel Darurat PJU, Banyak Lampu Padam di Jalan Nasional dan Provinsi

Daerah

Jalan Rusak di Pandeglang Rawan Kecelakaan, Warga: Rujuk Ibu Hamil Bisa Terlambat!

Daerah

Penataan Kota Akan Menjadi Prioritas Utama Syafrudin

Daerah

Dari Desa ke Dunia, Kerajinan Miniatur Budaya Banten Jadi Simbol Pelestarian dan Pemberdayaan Ekonomi