BagusNews.Co – Pemkot Serang gelar operasi pasar di kecamatan Walantaka sebagai upaya pengendalian harga bahan pokok dibulan ramadan.
Operasi pasar tersebut bertujuan untuk bisa mengendalikan harga dan saya beli masyarakat ketika harga mulai naik. Operasi pasar ini rencananya akan dilakukan di enam kecamatan se-Kota Serang.
Walikota Serang Budi Rustandi menerangkan operasi pasar ini sebagai bentuk upaya dalam menekan angka inflasi yang terjadi di Kota Serang.
“Dalam rangka menurunkan angka inflasi yang sesuai dengan instruksi dari pusat,” ungkap Budi.
Selain itu lanjut Budi, ini sebagai bentuk implementasi dari janji kampanye yang pernah ia ucapkan untuk menyediakan sembako murah untuk masyarakat Kota Serang.
“Ini mendaklanjuti janji kampanye saya yaitu Sembako murah Ini dalam rangka memberikan masyarakat kebahagiaan, karena kalau murah jadi bahagia kan ini akan dilakukan se-Kota Serang,” imbuhnya.
Sementara, Kepala Dinkopukmperindag Kota Serang Wahyu Nurjamil mengatakan gula pasir, minyak goreng hingga ayam perlu disubsidi oleh Pemkot Serang lantaran menurut pantauan dari bidang pasar mengalami kenaikan harga.
“Seperti ayam ras itu kan mengalami kenaikan, telur, minyak, gitu ya. Nah, terus gula, datanya Kami mengambil dari BPS dan hasil pantauan bidang pasar, itulah yang kita subsidi untuk masyarakat Kota Serang,” kata Wahyu, 4 Maret 2025.
Lebih lanjut, Wahyu menerangkan dalam satu paket Pemkot Serang memberikan subsidi sebesar Rp. 55 ribu dan menyiapkan 500 paket.
“Harusnya per satu paket Rp105.000 tapi kita subsidi mereka cukup nebus Rp50.000 dan kami siapkan 500 paket untuk satu kecamatan dalam tahap satu ini,” ucapnya.(Red/Lathif)







