Home / Daerah

Rabu, 5 Maret 2025 - 15:43 WIB

Efesiensi APBD Kota Serang Ditargetkan Capai Rp60 Miliar

BagusNews.Co – Pemkot Serang sedang berupaya menyisir kembali anggaran milik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari APBD Kota Serang untuk dilakukan efesiensi sesuai dengan Intruksi Presiden (Inpres) No. 1 tahun 2025.

Setidaknya, anggaran perjalanan dinas, agenda seremonial serta rapat luar kota menjadi target utama dalam efesiensi anggaran.

Walikota Serang Budi Rustandi mengatakan, efesiensi anggaran ini dalam rangka mempercepat pembangunan Kota Serang.

“Efisiensi dalam rangka untuk menunjang percepatan pembangunan di Kota Serang sesuai dengan instruksi dari pusat, kesehatan, pendidikan dan infrastruktur,” ucap Budi, Rabu, 5 Maret 2025.

Masih kata Budi, hingga hari ini Pemkot Serang berhasil mengumpulkan Rp34 miliar dari hasil efesiensi anggaran yang dilakukan.

Baca Juga :  Minim Keberadaan Industri Penyebab Tingginya Pengangguran di Kota Serang

“Sementara Rp34 miliar, cuman saya masih sibuk sisir lagi. Karena di era saya tidak ada lagi rapat di luar kota. Kecuali ada undangan,” sambungnya.

Meski sudah besar, ia mengaku akan menargetkan Rp. 60 miliar yang akan diperoleh dari hasil efesiensi anggaran di Pemkot Serang.

“makanya saya suruh sisir lagi, tadi baru dapat Rp34 miliar dari targetnya Rp50 miliar sampai Rp60 miliar dari efesiensi anggaran perjalan Dinas, acara seremoni rapat rapat di luar kota dilarang di oleh saya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Serang Muji Rohman mengatakan, pihaknya juga akan melakukan efesiensi anggaran sesuai dengan inpres.

Baca Juga :  Budi Rustandi Gandeng Ponpes dalam Percepatan Pembangunan Kota Serang

“Kita ya dukung gitu kan untuk perjalanan dinas dengan ticketing kita hilang kan maksudnya Ya naik pesawat seperti kunker,” ungkap Muji.

Politisi Golkar tersebut juga mengatakan, pihaknya sudah mengefesiensikan anggaran sebesar Rp10 miliar dari total Rp33 miliar anggaran perjalanan dinas DPRD Kota Serang.

“Memang ada beberapa kegiatan perjalanan dinas yang sudah dilakukan sebelum Inpres itu keluar, artinya kan itu tidak dihitung oleh kami, maka yang dihitung yang belum kami gunakan ada sekitar Rp20 miliar, nanti berarti kalau Rp20 miliar, kalau 50% nya berarti kita iniin (efesiensi) Rp10 miliar,” tutupnya. (Ref/Lathif)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kecelakaan Akibat Jalan Rusak Meningkat, Bupati Tangerang Larang Truk Tambang Melintas

Daerah

Momen Ramah Tamah, Pelajar Indonesia di Tiongkok Ingatkan WNI Soal Dokumen Imigrasi hingga Kejahatan Finansial

Daerah

Dinas PUPR Banten Terjunkan Personil dan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Pantai Labuan

Daerah

PLN UID Banten Ajak Warga Manfaatkan Promo Bangkit Lebih Terang

Daerah

Bocah Tenggelam di Sungai Ciujung, Tim SAR Lakukan Pencarian Intensif

Daerah

Dinsos Banten Dorong Pendamping PKH Turunkan Angka Kemiskinan

Daerah

Melanggar Aturan, 35 Angkot Diamankan Dishub Kota Serang

Daerah

Tekan Angka Kematian Akibat Penyakit Tidak Menular, Dinkes Banten Ajak Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat