Home / Daerah / Ekonomi

Senin, 14 April 2025 - 15:12 WIB

Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas, Dinkop UKM Cilegon Fokus Pelatihan dan Sertifikasi

Kabid UMKM pada Dinkop UKM Kota Cilegon Heryati | Dok. Istimewa

Kabid UMKM pada Dinkop UKM Kota Cilegon Heryati | Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bisa naik kelas, asalkan program pemerintah daerah selaras dengan perkembangan UMKM. Untuk mendorong ekonomi mandiri sekaligus menciptakan peluang lapangan kerja, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop &UKM) Kota Cilegon melalui Bidang UMKM akan menyelenggarakan pelatihan bagi para pelaku UMKM di Kota Cilegon usai HUT Kota Cilegon atau pada Mei 2025 mendatang.

Kabid UMKM pada Dinkop UKM Kota Cilegon Heryati, mengungkapkan bahwa pelatihan akan dibagi dalam tiga tahap, yaitu tahap pertama pelatihan manajerial, Tltahap kedua yaitu pelatihan teknis, dan tahap ketiga yaitu inkubasi.

Tahun ini, sebanyak 300 peserta ditargetkan mengikuti Program Pelatihan ini pada Tahap 1 dan Tahap ke-2, pada Tahap ke-3 akan terjaring 25 peserta untuk ikut inkubasi yang dipilih dari data UMKM yang telah terdaftar dalam Sistem Informasi Data Tunggal (SIDT) Kemeterian Koperasi dan UKM.

Baca Juga :  Sinergi Kadin dan Pemkab Serang, Dorong Potensi UMKM Menuju Kemandirian Ekonomi

Pendataan UMKM pada tahap awal melalui whatapss untuk validasi data yang ada di SIDT, tahap berikutnya UMKM di survey ke lapangan oleh Pendamping Kapasitas Usaha, kemudian pendaftaran peserta Pelatihan melalui QR Code yang sudah ada di Instagram Dinkop&ukm.

“Pelatihan ini bertujuan agar UMKM bisa naik kelas dan bisa menjadi pengusaha yang lebih mandiri, mendorong ekonomi serta dapat menciptakan lapangan. Harapannya, pelatihan ini dapat membuka jalan bagi UMKM untuk memperluas jaringan bisnis dan menjadi mitra strategis dalam rantai pasok industry untuk memperkuat motor penggerak ekonomi local/daerah,” kata Heryati, Senin, 14 April 2025.

Ia menjelaskan, pada tahap pertama, peserta akan mendapatkan pelatihan manajerial yang mencakup pelatihan Kewirausahaan, akses literasi keuangan dan pemasaran. Selanjutnya, pada tahap teknis, peserta akan dibekali keterampilan spesifik seperti pelatihan barista, laundry, las, menjahit, pengolahan makanan layak higienis.

Baca Juga :  Bawaslu RI Umumkan Anggota Bawaslu Banten yang Baru, Satu Petahana Tiga Wajah Baru

Selanjutnya Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP), hingga IT dan Desain Grafis. Dalam tahap ini, peserta juga berkesempatan memperoleh sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“Dari 300 peserta tersebut, akan diseleksi kembali untuk tahap akhir yaitu Tahap ke3 yakni inkubasi. Melalui program ini, Dinkop UKM Kota Cilegon berharap dapat mencetak UMKM yang lebih kompeten, mandiri dan siap bersaing di pasar yang lebih luas, serta mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja,” bebernya. (Red/Arise)

Share :

Baca Juga

Antisipasi padam listrik selama Ramadan, personel PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten memastikan pasokan listrik andal.

Daerah

Antisipasi Padam Listrik Selama Ramadan, PLN Banten Siagakan 1.415 Personel

Daerah

Kepgub Pengaturan Jam Operasional Kendaraan Tambang Dinilai Sebagai Bentuk Responsif Pemprov Banten

Daerah

Atasi Permasalahan Lingkungan, Zakiyah-Najib Gelar Aksi Bersih Sampah di Cikande

Daerah

Kasus Kekerasan Anak di Kabupaten Serang Tinggi, Komnas Ungkap Penyebabnya

Daerah

Pemkot Serang Angkat 942 PPPK, Walikota Serang: Belum Berdomisili Kota Serang SK Ditahan

Daerah

MTQ Tingkat Provinsi Banten Akan Dimulai, Al Muktabar Kukuhkan Ratusan Dewan Hakim 

Daerah

Pasar Lama Kota Serang Sepi Pengunjung, Pendapatan Pedagang Menurun

Ekonomi

Bank Banten Teken MoU KUB Bersama Bank Jatim, Al Muktabar Minta Segera Respon Potensi Ekonomi Wilayah