Home / Business / Ekonomi / Nasional

Minggu, 29 Juni 2025 - 18:56 WIB

Bangun Kemandirian Ekonomi, Indonesia Muda Preneur Kolaborasi dengan Kementerian UMKM

Indonesia Muda Preneur menjalin kolaborasi strategis dengan Kementerian UMKM RI l Dok. Istimewa

Indonesia Muda Preneur menjalin kolaborasi strategis dengan Kementerian UMKM RI l Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Indonesia Muda Preneur menjalin kolaborasi strategis dengan Kementerian UMKM RI, melalui Deputi Bidang Usaha Kecil, dalam sebuah rapat kordinasi yang digelar di kantor Kementerian UMKM, akhir pekan ini.

Pertemuan tersebut menjadi penanda dimulainya sinergi lintas lembaga dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan di kalangan pelajar. Program unggulan bertajuk Indonesia Muda Preneur Academy 2025 menjadi tumpuan utama dari kerja sama ini, dengan menyasar siswa-siswi SMA, SMK, dan pesantren tingkat akhir di berbagai daerah.

“Program ini konkret dan sangat saya dukung. Indonesia Muda Preneur dapat menjadi jalan lahirnya wirausaha-wirausaha muda baru yang tangguh dan berdaya saing,” kata Temmy Satya Permana, Deputi I Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM RI, dalam rilis yang diterima BagusNews pada Minggu, 29 Juni 2025.

Sebagai langkah awal, program ini akan diimplementasikan di 30 sekolah di Provinsi Banten. Daerah tersebut dipilih karena angka pengangguran terbuka (TPT) usia muda 15–24 tahun di Banten masih tergolong tinggi, mencapai lebih dari 19 persen.

Baca Juga :  Dari 984 SPK yang Dikeluarkan Pada Pameran BAE 2022 di MoS, Diler Mitsubishi Menjadi Diler Penyumbang Terbanyak

M. Irfan, Founder Indonesia Muda Preneur sekaligus Sekretaris di Fekraf Banten mengatakan, Indonesia Muda Preneur Academy 2025 tak hanya berfokus pada pelatihan teknis bisnis dan branding. Program ini juga memberikan akses permodalan, pendampingan legalitas, serta integrasi ke pasar digital, menciptakan ekosistem wirausaha muda yang kolaboratif dan berkelanjutan.

Ia melanjutkan, dengan semangat kolaborasi dan inovasi, inisiatif ini diyakini mampu menjawab tantangan pengangguran usia muda dan mempercepat lahirnya wirausahawan baru yang berdaya saing global, tanpa harus menunggu mereka duduk di bangku kuliah.

“Ini bukan hanya pelatihan, tetapi gerakan perubahan. Kami ingin generasi muda bisa menciptakan lapangan kerja bahkan sebelum mereka lulus sekolah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Temui Wakil Presiden, AHY Minta Doa dan Nasihat Melawan Mafia Tanah

Irfan juga menegaskan bahwa program ini akan dikembangkan ke berbagai provinsi lain melalui kerja sama dengan stakeholders lokal.

“Insyaallah, kita akan kembangkan di seluruh provinsi yang ada di Indonesia,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ary Ginanjar, Founder ESQ & Universitas Ary Ginanjar, turut menyatakan dukungan penuhnya terhadap gerakan ini. Ia berkomitmen memberikan pelatihan khusus berbasis kecerdasan emosional dan spiritual (AI DNA Tools ESQ) serta beasiswa kuliah empat tahun penuh di ESQ Business School bagi peserta terpilih.

“Saya mengapresiasi program ini. Indonesia Muda Preneur adalah langkah berani untuk menyiapkan generasi pemimpin ekonomi masa depan. Kami siap mendukung lewat pelatihan berbasis nilai dan teknologi serta beasiswa pendidikan,” ujar Ary. (Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Tekan Harga Kebutuhan Pokok di Tengah Fluktuasi, Bupati Serang Janji Gelar Operasi Pasar

Daerah

Penarikan Tarif Pajak PBB Kota Serang Hanya 0,2 Persen

Daerah

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Gencarkan Electrifying Lifestyle dan Sinergi dengan Stakeholder Kota Cilegon

Daerah

Bahas Potensi Kerja Sama, Gubernur Banten Andra Soni Terima Kunjungan Dubes Rumania

Daerah

Pemprov Banten Imbau Perusahaan Salurkan THR Tepat Waktu

Daerah

Diresmikan Prabowo, Kapolri dan Gubernur Banten Tinjau Jembatan Merah Putih di Bayah

Daerah

Tingkatkan Standar Kebersihan Dapur Gizi, Dinkes Pandeglang Gelar Pelatihan Keamanan Pangan

Daerah

May Day 2023 Ribuan Buruh Banten Ogah Demo di Kantor Gubernur, Pilih Demo ke Jakarta