BagusNews.Co – Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan, sektor pertanian memberikan kontribusi yang cukup baik dalam pertumbuhan ekonimi di Provinsi Banten. Pada triwulan pertama tahun 2025 pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten tumbuh mencapai 5,19 persen secara y-on-y.
“Dan salah satu kontributor sektor pertanian,” ungkap Andra Soni saat menghadiri Diskusi Publik Terfokus Jaringan Irigasi dan Jalan Usaha Tani untuk Penguatan Ketahanan Pangan di Provinsi Banten yang berlangsung di Gedung Negara Provinsi Banten, Jl Brigjen KH. Syam’un No.5, Kota Serang pada Rabu 2 Juli 2025.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, Perekonomian Banten Triwulan I-2025 berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp227,92 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp137,22 triliun.
Pada Triwulan I-2025, perekonomian Banten tumbuh 5,19 persen secara y-on-y (Triwulan I-2025 dibandingkan Triwulan I-2024). Dari sisi produksi, hampir seluruh lapangan usaha mengalami pertumbuhan, kecuali lapangan usaha Jasa Keuangan dan Asuransi, Pengadaan Listrik dan Gas, serta Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial yang mengalami kontraksi (pertumbuhan negatif).
Sementara dari sisi pengeluaran, hanya komponen Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT), Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB), dan Total Net Ekspor yang mengalami pertumbuhan positif.
Lapangan usaha yang memiliki kontribusi besar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) antara lain Industri Pengolahan sebesar 30,47 persen, Perdagangan Besar dan Eceran sebesar 12,41 persen, serta Konstruksi sebesar 11,78 persen.
Dari sisi pengeluaran, komponen yang memiliki kontribusi besar terhadap PDRB di antaranya Konsumsi Rumah Tangga sebesar 52,87 persen, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 33,48 persen serta Total Net Ekspor sebesar 9,46 persen.
Sumber pertumbuhan tertinggi Triwulan I-2025 menurut lapangan usaha adalah Industri Pengolahan Sebesar 1,52 persen. Sementara, sumber pertumbuhan tertinggi menurut pengeluaran adalah Konsumsi Rumah Tangga sebesar 3,02 persen.(Red/Dede)







