Home / Daerah / Health

Kamis, 10 Juli 2025 - 19:15 WIB

Warga Pasir Walet Keluhkan Kompensasi TPA Sering Telat

Kondisi TPA Bangkonol pada Kamis, 10 Juli 2025 | Dok. Guntur-BNC

Kondisi TPA Bangkonol pada Kamis, 10 Juli 2025 | Dok. Guntur-BNC

BagusNews.Co – Warga Kampung Pasir Walet, Kelurahan Kabayan, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, menyuarakan harapan mereka agar pemerintah memberikan kompensasi secara rutin setiap bulan.

Mereka yang tinggal di jalur perlintasan kendaraan pengangkut sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bangkonol,  mengeluhkan dampak lingkungan yang dirasakan secara langsung, terutama bau menyengat yang muncul saat truk pengangkut sampah melintas di wilayah mereka.

“Bau Pak, kayak bau asam. Apalagi kalau sampahnya lagi dibalik di TPA, kerasa banget baunya,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Kamis, 10 Juli 2025.

Baca Juga :  Atasi Penumpukan Sampah, Pemkot Janjikan Bangun 1.000 Bank Sampah

Menurutnya, warga mengharapkan perhatian pemerintah terhadap dampak yang mereka tanggung secara berkelanjutan.

“Kompensasi harusnya tiap bulan rutin, ja urang ngarasakeun bau mah,” tuturnya.

Terkait rencana Pemerintah Kabupaten Pandeglang untuk bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam pengelolaan sampah, warga berharap adanya penyesuaian jumlah kompensasi yang diberikan.

Mereka menilai bahwa jika ada penambahan aliran sampah dari daerah lain, seharusnya kompensasi juga ditingkatkan agar lebih adil dan merata.

Baca Juga :  Banten Jadi Perhatian Timnas AMIN, Ketua TPD Gembong : Utamanya Tangerang Raya

Disinggung mengenai pencapaian kompensasi, RT 03 Kampung Pasir Walet, Sarip, menyatakan bahwa semua warga sebenarnya menerima kompensasi, meskipun terkadang prosesnya tersendat.

“Pertama masyarakat mendapatkan kompensasi dari TPA, cuma kadang sebulan kadang digabung dua bulan,” ujarnya.

Ia juga membantah adanya warga yang tidak menerima, dan menegaskan bahwa warga pindahan yang belum terdaftar pun pernah mendapatkan kompensasi.

“Warga yang protes itu pindahan, jadi belum terdaftar, dia juga pernah mendapatkan, ini buktinya kompensasi diberikan kepada masyarakat,” tuturnya. (Red/Guntur)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemkot Serang Akui Hasil Panen Petani Menurun, DKP3: Bukan Karena Pupuk Langka

Daerah

Aktivis GMNI Jenguk Anak Korban Truk Tanah di Kabupaten Tangerang

Daerah

PLN Gebyar Kemerdekaan, Promo Tambah Daya Listrik Diserbu Pelanggan

Daerah

Pertukaran Pemuda Antar Negara, 25 Pemuda Korea Keliling Banten dan Temui Al Muktabar

Daerah

Mak Ganjar Banten Gelar Pertandingan Bola Voli Bersama Warga Cilegon

Daerah

Pandeglang Tingkatkan Ekonomi Pesisir Lewat Pelatihan Pengolahan Kulit Kerang dan Pusat Kreativitas

Daerah

Hampir 10 Tahun Bersama, Bupati dan Wakil Bupati Lebak Kompak Mengundurkan Diri

Daerah

PAD Meningkat, Bapenda Kabupaten Serang Beri Penghargaan Puluhan Wajib Pajak