Home / Daerah

Sabtu, 26 Juli 2025 - 07:01 WIB

Gubernur Banten Andra Soni: Desa Adat Menjadi Contoh Kemandirian Desa

BagusNews.Co – Gubernur Banten Andra Soni menerima silaturahmi dari Perwakilan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Banten Kidul di Gedung Negara Pendopo Lama, Kota Serang, Jumat, 25 Juli 2025.

Menurut Andra Soni, ratusan desa adat Provinsi Banten menjadi contoh bagaimana sebuah kemandirian desa itu bisa diciptakan, termasuk kemandirian pangan.

Dalam pertemuan itu, Andra Soni menegaskan Pemprov Banten siap mendukung kegiatan Hari Masyarakat Adat Sedunia yang akan digelar pada 7-9 Agustus 2025 di Desa Guradog, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak.

Menurut Andra Soni, kegiatan itu bukan hanya momen seremonial. Tetapi bentuk pengakuan nyata terhadap eksistensi masyarakat adat yang selama ini telah berkontribusi besar dalam menjaga budaya, nilai, dan ketahanan lokal.

Baca Juga :  Bawaslu Siap Awasi Pemungutan Suara Ulang Pilkada Kabupaten Serang

“Kegiatan ini penting sebagai bentuk pengakuan terhadap masyarakat adat. Kita di Provinsi Banten sudah memiliki Perda Desa Adat, dan saya telah instruksikan kepada OPD terkait untuk segera menyusun Pergub-nya,” kata Andra Soni.

Pada kesempatan itu Andra Soni juga mengapresiasi ratusan desa adat yang ada di Provinsi Banten. Selama ini ratusan desa adat Provinsi Banten menjadi contoh bagaimana sebuah kemandirian desa itu bisa diciptakan, termasuk kemandirian pangan.

“Banyak desa adat memiliki pola pengelolaan pangan yang mandiri, dengan sawah yang luas dan subur, sehingga jarang mengalami kekurangan pangan. Kearifan lokal semacam ini harus kita lestarikan dan promosikan,” kata Andra Soni.

Baca Juga :  Dampingi Presiden Prabowo, Andra Soni Saksikan Akad Massal 50 Ribu Rumah Subsidi

Sementara itu, Ade Sumardi selaku Dewan Penasehat AMAN menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari amanah para sesepuh masyarakat adat untuk menyampaikan undangan resmi dan membangun sinergi dengan Pemprov Banten.

Dijelaskan bahwa kegiatan Hari Masyarakat Adat Sedunia akan diawali pada tanggal 7 dan 8 Agustus dengan berbagai rangkaian kegiatan budaya, dan ditutup dengan Festival Karya Adat.

“Kami merasa penting untuk menyampaikan langsung kepada Bapak Gubernur, karena ini adalah acara besar dan berskala internasional. Akan ada perwakilan dari negara-negara sahabat yang turut hadir. Tentu tidak elok bila acara seperti ini tidak dikoordinasikan langsung dengan pemimpin daerah,” ujarnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemprov Banten Gelar Festival Cagar Budaya Danau Tasikardi

Daerah

PW Muhammadiyah Banten Tolak Politik Identitas di Pemilu 2024

Daerah

Sejumlah Atlet Asal Banten Harumkan Nama Indonesia di Sea Games 2025, Andra Soni : Teruslah Menginspirasi

Daerah

Peringati Harkodia 2022, Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Saling Menyadarkan, Terhindar Dari Korupsi

Daerah

Karir Perempuan di BUMN, Sekretaris Perusahaan ASDP : Bukan Sebagai Pelengkap

Daerah

Bupati Tinjau Jembatan Roboh di Mandalawangi, Jembatan Bailey Akan Segera Dipasang

Daerah

Dinilai Melanggar Perda, Pemkot Serang Akan Tertibkan THM

Daerah

Berkaca dari Track Record, Kiai di Pandeglang Yakin Ganjar Majukan Pendidikan Hingga Pelosok