BagusNews.Co – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Cabang Pandeglang menggelar lomba yang diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari pelajar paud hingga tingkat SMP sederajat.
Adapun cabang yang diperlombakan diantaranya lomba menyanyi, menggambar, mewarnai dan fashionshow, acara yang merupakan rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ini diselenggarakan di Pendopo Bupati Pandeglang ini berlangsung Meriah.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Rahmat Zultika mendapatkan mandat mewakili Bupati Pandeglang untuk membuka acara tersebut, dan didampingi oleh kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pandeglang beserta jajaran anggota Gekrafs Kabupaten Pandeglang.
Rahmat Zultika mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi sarana untuk mendorong seorang anak untuk menjadi generasi yang baik dengan menghadirkan keceriaan, kebahagiaan sehingga anak dapat tumbuh dengan baik dan tentu kegiatan ini berdampak positif, karena Gekrafs memadai bidang seperti ekonomi kreatif di bidang kesenian dan kerajinan.
“Jadi bagaimana anak menjadi generasi yang baik karena keceriaan dan kebahagiaan jadi anak bisa tumbuh baik, tentu kegiatan ini berkontribusi, karena Gekrafs ini banyak bidang ekonomi kreatifnya seperti ini menggambar,” ungkapnya kepada wartawan di sela kegiatan pada Sabtu, 2 Agustus 2025.
Zultika berharap kegiatan seperti ini bukan hanya kegiatan tahanan, tapi menjadi kegiatan yang berkala dan berkesinambungan untuk memfasilitasi anak anak selain untuk membentuk jiwa sportifitas tentu untuk mendapatkan kebahagiaan dan keceriaan bisa sering dilakukan sehingga perkembangan anak secara psikologis tumbuh dengan baik dan terpelihara.
Lebih lanjut, Zultika mengimbau kepada seluruh orangtua untuk mengajarkan hal-hal positif kepada anak dari usia dini tapi jangan hanya berfokus pada kecerdasan, sebab kedepannya kecerdasan itu bisa digantikan dengan kecerdasan AI, tapi soft skill, keramah tamahan, tingkah laku dan budi pekerti tidak akan bisa digantikan oleh AI.
“Kepada seluruh orangtua untuk mengajarkan hal-hal positif kepada anak, bukan cuma kecerdasan, karena kedepannya kecerdasan bisa digantikan oleh AI, dan yang bisa mengalahkan dan tidak dimiliki AI seperti Soft skill, keramah tamahan, budi pekerti dan prilaku,” katanya.
Sementara Ketua Gekrafs Kabupaten Pandeglang, Muhammad Agus Salim mengungkapkan bahwa Gerkrafs akan melakukan kegiatan seperti ini secara berkelanjutan setiap tiga bulan sekali, dan kegiatan ini merupakan kegiatan untuk memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2025, selain itu kegiatan ini merupakan fasilitas untuk anak-anak, sebab masih minimnya kegiatan untuk anak di Kabupaten Pandeglang.
“Kegiatan seperti ini akan kami lakukan berkala dan rencana terdekat adalah di bulan Oktober nanti dalam memperingati hari santri, selain untuk memperingati hari anak, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada anak-anak, sebab di Pandeglang sendiri masih sedikit kegiatan yang melibatkan anak-anak,” jelasnya. (Red/Guntur)







