Home / Daerah / Health

Jumat, 5 September 2025 - 08:51 WIB

Pemkab dan DPRD Kabupaten Serang Tanggapi Dugaan Keracunan Puluhan Siswa SMPN 1 Kramatwatu

Wakil Bupati Najib Hamas didampingi Sekda Kabupaten Serang Zaldi Duhana saat diwawancarai wartawan usai rapat koordinasi Forkopimda l Dok. Dwi MY-BNC

Wakil Bupati Najib Hamas didampingi Sekda Kabupaten Serang Zaldi Duhana saat diwawancarai wartawan usai rapat koordinasi Forkopimda l Dok. Dwi MY-BNC

BagusNews.Co — Setelah insiden dugaan keracunan yang melibatkan puluhan siswa SMPN 1 Kramatwatu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang dan DPRD Kabupaten Serang menunjukkan sikap berhati-hati dalam menanggapi kejadian tersebut.

Wakil Bupati Serang Najib Hamas mengungkapkan, Pemkab Serang akan melakukan langkah-langkah strategis untuk memastikan keamanan dan kualitas distribusi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“‎Terkait dengan MBG. ‎MBG karena program prioritas Pak Presiden, maka diharapkan nanti di Kabupaten Serang akan kita ‎inventarisir karena ini tugas perbantuan, tugasnya dari BGN langsung ke mitra,” ujarnya kepada wartawan usai rapat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Serang, Rabu, 3 September 2025.

Karena penerima manfaatnya adalah siswa sekolah di Kabupaten Serang, kata Najib, Pemkab Serang berkepentingan untuk melakukan ‎koordinasi agar menu yang didistribusikan adalah menu yang sehat, halal, dan kemudian bisa menjadi penyemangat untuk siswa semuanya.

Baca Juga :  Bela Nasib Sekolah Swasta, Fitron Nur Ikhsan: Lebih Baik Bubarkan KCD Pendidikan

Terkait penyebab insiden yang menimpa Puluhan siswa di SMPN 1 Kramatwatu, Najib juga menyampaikan bahwa pihaknya tengah menelusuri hal itu, termasuk faktor kebersihan dan proses memasak.

“‎Jadi antara dapur dengan distribusi ini kan adalah silang-silang wilayah. Nah kita belum tahu nih bagaimana persisnya, apakah masaknya mungkin kemalaman, takut ketiduran ya. Karena kan itu harus jam 7 ke pagi kan dikirim,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi dengan mitra dari Badan Pengawasan Gizi Nasional (BGN) agar kejadian serupa tidak terulang kembali, serta memastikan standar kebersihan dan kualitas gizi.

Terkait penanganan pasien yang mengalami gejala, Najib menyatakan bahwa pemerintah Kabupaten Serang siap memberikan perawatan dan pengobatan secara gratis.

Baca Juga :  Temui Bupati Serang, Masyarakat Pulau Sangiang Desak Perlindungan dan Kepastian Hukum

“Untuk beberapa siswa yang mengalami keluhan kesehatan, jika terjadi kejadian, pemerintah Kabupaten Serang siap melakukan perawatan, pengobatan, dan sebagainya. Dan gratis, dibiayai oleh pemerintah Kabupaten Serang,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum menegaskan bahwa kejadian ini harus menjadi evaluasi untuk memperbaiki sistem distribusi makanan di sekolah.

“Yang pasti, saya juga belum dapat informasinya malah ya, tapi yang pasti kalau ada kejadian itu saya sampaikan keprihatinan dan mudah-mudahan ini menjadi evaluasi untuk perbaikan ke depan supaya prosesnya berjalan lebih baik lagi,” katanya.

Ia menekankan pentingnya pengawasan ketat dan standar operasional prosedur (SOP) yang jelas agar insiden serupa tidak kembali terjadi, termasuk memastikan kebersihan dapur dan keakuratan pengiriman menu. (Red/Dwi)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemkab Serang Alokasikan Dana Insentif Guru Madrasah di APBD 2026

Daerah

Wabup Pandeglang Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih di Banten

Daerah

Gubernur Andra Soni Buka AMINOVA, Halalbihalal Keluarga Bani Amin Bergema di Tanah Banten

Daerah

Sering Komunikasi, Rano dan Zaki Akui Intens Melakukan Diskusi

Daerah

DPK Banten Perkuat Digitalisasi Arsip Melalui SIKN-JIKN Guna Tata Kelola Tertip Arsip

Daerah

Gubernur Baru Segera Dilantik, Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Provinsi Banten Kawal Visi Tidak Korupsi

Daerah

Nilai Pemkot Serang Gagal Bangun Infrastruktur, Warga Kaligandu: Jalan Warung Jaud Rusak Parah Pak Walikota!

Daerah

Sepanjang 2023, Kemenag Catat 12.902 Pernikahan di Kabupaten Serang