Home / Daerah / Pemerintah

Jumat, 21 November 2025 - 17:02 WIB

Tuntut Kenaikan Upah Minimum 2026, Bupati Serang Temui Buruh di Cikande

Perwakilan ASPSB Kabupaten Serang saat melakukan audiensi dengan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah di Kawasan Modern Cikande l Dok. Istimewa

Perwakilan ASPSB Kabupaten Serang saat melakukan audiensi dengan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah di Kawasan Modern Cikande l Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Gelombang aspirasi terkait kesejahteraan buruh kembali mengemuka di Kabupaten Serang, salah satunya datang dari Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh (ASPSB) Kabupaten Serang.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah lantas menemui perwakilan ASPSB yang difasilitasi oleh Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko di Kawasan Modern Cikande pada Jumat sore, 21 November 2025.

Zakiya, sapaan akrab Ratu Rachmatuzakiyah, mendapat usulan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) sebesar 12 persen untuk tahun 2026 mendatang, yang diajukan oleh ASPSB Kabupaten Serang.

Zakiyah menyampaikan rasa terima kasihnya atas inisiatif Kapolres Serang yang telah mempertemukan pemerintah daerah dengan perwakilan serikat pekerja.

“Pertama saya mengucapkan terimakasih kepada pak Kapolres yang telah menginisiasi pertemuan sore ini dengan para Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh dan pekerja. Terima kasih juga kepada para perwakilan aliansi Serikat pekerja,” ujar Zakiyah.

Audiensi tersebut secara spesifik bertujuan untuk mendengarkan secara langsung usulan signifikan dari ASPSB terkait penyesuaian UMK tahun 2026.

“Saya secara pribadi dan pemerintah daerah, tentu menerima aspirasi yang mereka sampaikan terutama dalam rangka usulan kenaikan upah minimum kurang lebih 12 persen,” ungkap Zakiyah.

Baca Juga :  Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, RS Karang Tengah Medika Resmikan Gedung Immunotherapy

Meskipun demikian, Zakiyah menjelaskan bahwa penetapan UMK tidak dapat dilakukan secara unilateral oleh pemerintah daerah.

Ia menekankan perlunya menunggu ketetapan peraturan pemerintah yang akan dikeluarkan oleh pemerintah pusat terkait standar upah minimum.

“Selanjutnya nanti kami akan melakukan pembahasan terkait upah minimum melalui rapat prapleno sebelum ditetapkan, atau sebelum adanya peraturan pemerintah yang akan dikeluarkan nanti oleh pemerintah pusat,” jelasnya.

Di samping itu, ia memberikan imbauan penting kepada para perwakilan ASPSB untuk bersama-sama menjaga situasi kondusif wilayah Kabupaten Serang.

Ia juga memastikan bahwa Pemkab Serang berkomitmen untuk memberikan yang terbaik demi keseimbangan kepentingan semua pihak.

“Jadi pengusaha juga bisa tetap bertahan berusaha di wilayah kami, dan para buruh pun mendapatkan keadilan untuk kesejahteraan yang lebih baik. Insyaallah, kita akan cari solusi yang terbaik sehingga semuanya tidak merasa dirugikan dan semuanya mendapatkan hal yang kita inginkan,” tegasnya.

Menanggapi potensi aksi unjuk rasa, Zakiyah menyarankan agar komunikasi yang baik menjadi prioritas utama.

Ia berharap agar para aliansi buruh dapat mengomunikasikan tuntutan mereka tanpa harus turun ke jalan, meskipun hal tersebut diakui sebagai hak yang dilindungi undang-undang.

Baca Juga :  Pemprov Banten Terus Menggiatkan Layanan Pendidikan

“Tapi itu hak para aliansi buruh, namun tetap harus menjujung tinggi hal-hal yang tidak di inginkan. Jangan sampai melakukan hal yang tidak diinginkan, atau melakukan anarkis dan lainnya karena itu akan merugikan kita semua. Yang jelas saya yakin semuanya adalah ingin melakukan yang terbaik,” tandasnya.

Ketua ASPSB Kabupaten Serang Asep Saefullah menjelaskan bahwa usulan kenaikan 12 persen ini didasarkan pada hasil survei mandiri yang dilakukan oleh ASPSB di lima pasar tradisional di Kabupaten Serang. Hal ini dilakukan karena Dewan Pengupahan Kabupaten Serang belum melakukan survei terkait kenaikan upah.

“Makanya kita melakukan survei sendiri secara independen, dan memformulasikan sesuai dengan undang-undang,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, Asda 1, Syamsuddin, Kepala Bakesbangpol, Haryadi, Sekretaris Disnakertrans, Rd Faisal, Kabid Wasnas Bakesbangpol, Sodikon, serta Kapolsek Cikande AKP Tatang. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

FOTO : Panen Tanaman Sayur di Kebun PKK Banten

Daerah

Pasangan Prabowo-Gibran Dinilai Memiliki Potensi Pada Kalangan Petani

Daerah

Mendengarkan Pidato Kenegaraan, Al Muktabar Mengaku Mendapatkan Mandat Dari Presiden Jokowi

Daerah

Gandeng Forkopimda, Bupati Tangerang Sidak Harga dan Stok Pangan di Pasar Tigaraksa

Daerah

Daya Beli Masyarakat Turun, Sejumlah Toko di Pasar Badak Pandeglang Tutup

Daerah

Ketua DPRD Pandeglang Sidak ke TPA Bangkonol

Daerah

Kajati Baru Sambangi Pendopo, Wagub: Pemprov Banten Siap Bersinergi

Daerah

Harapan Baru Pendidikan Agama: Warga Bangun Ulang Madrasah Nurul Huda