BagusNews.Co – Menjelang puncak liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang melancarkan persiapan intensif menghadapi lonjakan kebutuhan pelayanan kesehatan.
Dinkes Pandeglang telah menyiapkan total 650 tenaga kesehatan, yang mencakup spektrum penuh mulai dari dokter, perawat, bidan, hingga supir ambulans, tenaga administrasi, dan apoteker.
Langkah ini dirancang untuk menjamin kelancaran dan ketersediaan layanan darurat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pandeglang selama periode krusial tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Pandeglang Eni Yati, dalam pernyataannya menegaskan kesiapan operasional yang matang.
“Alhamdulillah, obat-obatan sudah kita mapping dan insyaAllah cukup. Pelayanan akan mulai dibuka pada 24 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026,” ujarnya, usai acara bertajuk ‘ Peningkatan Kapasitas Petugas di FKTP dan FKTRL Pelayanan Kesehatan bagi Ibu Hamil dan Ibu Bersalin’ yang diselenggarakan di aula gedung Hotel Rizki, Pandeglang, pada Senin, 22 Desember 2025.
Lebih lanjut, untuk memperluas jangkauan pelayanan dan mempermudah akses warga, Dinkes tidak hanya mengandalkan posko di puskesmas yang sudah ada. Sebanyak lima posko tambahan telah didirikan di lokasi-lokasi strategis yang diprediksi akan ramai oleh aktivitas masyarakat atau menjadi titik transit.
Posko-posko ini tersebar di Kadubanen, Alun-Alun, Mengger, Terminal Tarogong, dan Carita. Penempatan posko ini menunjukkan pemetaan kebutuhan yang cermat, menargetkan area-area yang berpotensi mengalami peningkatan mobilitas dan risiko kesehatan selama liburan.
Untuk mendukung operasional kelima posko baru dan puskesmas, Dinkes Pandeglang telah menyiapkan armada yang memadai. Sebanyak 38 unit ambulans siap diterjunkan, didukung oleh hampir 50 supir ambulans yang telah dalam status siaga penuh. (Red/Difeni)







