Home / Daerah

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:14 WIB

Saluran Drainase Jalan Ayip Usman Kota Serang Meluap, Warga Sempat Dorong Motor

Kendaraan roda empat dan roda dua saat menerjang luapan air di Jalan Ayip Usman, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang I Dok. Roy-BNC

Kendaraan roda empat dan roda dua saat menerjang luapan air di Jalan Ayip Usman, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang I Dok. Roy-BNC

BagusNews.Co – Hujan deras yang mengguyur Kota Serang pada Rabu malam, 28 Januari 2026, sekitar pukul 21.16 WIB, kembali menimbulkan genangan air di sekitar Perumahan Bumi Agung Permai (BAP) 1, tepatnya di Jalan Ayip Usman.
‎
‎Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 50 sentimeter akibat luapan drainase yang tidak berfungsi optimal.
‎
‎Seorang warga Lingkungan Cilampang, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Ayub mengatakan genangan air terjadi karena aliran drainase tidak mengalir lancar sehingga meluap ke area jalan.

Menurutnya, banjir di kawasan tersebut sudah menjadi langganan setiap kali hujan turun, meskipun intensitas hujan tidak terlalu besar.
‎
‎“Setiap hujan pasti banjir. Tidak ada penanganan berarti dari pihak mana pun. Selama ini hanya warga sekitar yang berusaha membuka saluran kecil, tapi air tetap tidak lancar dan akhirnya menggenangi jalan,” kata Ayub, saat ditemui di lokasi, Kamis, 29 Januari 2026 saat berada di lokasi.
‎
‎Ia menambahkan, kondisi ini sangat mengkhawatirkan karena banyak kendaraan mogok, baik sepeda motor maupun mobil berjenis rendah.
‎
“Kalau hari ini hujan lagi, banjirnya pasti lebih besar,” katanya.
‎
‎Hal senada disampaikan Saiful, warga Perumahan BAP 1 sekaligus pengguna jalan. Ia mengaku motornya sempat mogok saat hendak mengantar anak ke sekolah.
‎
“Kesal, Pak. Hujan sebentar saja sudah banjir. Anak saya jadi telat sekolah, saya harus dorong motor,” ujarnya.
‎
‎Ia berharap pemerintah kota maupun provinsi segera mengambil langkah konkret untuk menangani banjir yang sudah berlangsung hampir satu tahun terakhir.
‎
‎“Kalau begini terus, kasihan warga. Banyak yang mengeluh kalau mau lewat jalan ini (Ayip Usman) saat hujan,” tambah Saiful.
‎
‎Dampak banjir ini juga dirasakan oleh pelaku usaha di sepanjang Jalan Ayip Usman. Sejumlah ruko, termasuk toko roti dan klinik, terhambat aktivitasnya karena warga enggan melintas akibat takut kendaraannya mogok.
‎
‎Menanggapi masalah tersebut, Lurah Unyur, Nana Heryatna, menyampaikan bahwa kejadian banjir ini telah dilaporkan sejak pukul 23.00 WIB pada 27 Januari 2026 kepada instansi terkait hingga pimpinan daerah.
‎
‎“Semua sudah terdata sampai jam 03.00 dini hari. Untuk Jalan Aip Usman, solusinya hanya satu, yaitu mempercepat pekerjaan BPJT untuk memperlebar diameter gorong-gorong yang menyeberang ke BIP dan bermuara ke embung,” jelas Nana, saat dikonfirmasi wartawan.
‎
‎Ia mengakui, drainase baru di kanan kiri jalan memang merupakan upaya pemerintah untuk mengurai aliran air. Namun, karena saluran tersebut mentok di rel kereta dan tidak tembus, akhirnya air tertahan dan meluap saat debit tinggi.
‎
‎“Kalau tidak mencukupi, ya wajar meluap. Tapi ini sifatnya sementara. Kuncinya BPJT harus segera bekerja memperlebar gorong-gorong di jalan tol. Kalau itu sudah berjalan, ditambah normalisasi embung, insyaallah masalah bisa teratasi,” jelas Nana. (Red/ Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kota Cilegon Sukses Jadi Tuan Rumah, City Sanitation Summit 2025 Digelar di Ternate

Daerah

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Agama, Pemkab Pandeglang Salurkan Dana Hibah Rp4 Miliar

Daerah

Pemkab Serang Targetkan Ekspor Produk UMKM di Apkasi Otonomi Expo 2024

Daerah

Media Gathering 2023, Bank BJB Cetak Laba Rp1,7 Triliun Hingga September

Daerah

Al Muktabar: Bonus Demografi Harus Disertai Penguatan SDM

Daerah

Pemprov Banten Anggarkan Rp167,4 M untuk Program Bangun Jalan Desa Sejahtera di 2026

Daerah

Gubernur Baru Segera Dilantik, Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Provinsi Banten Kawal Visi Tidak Korupsi

Daerah

Distan Banten Siapkan 1 Juta Bibit Dalam Gerakan Tanam Cabai Bersama TP-PKK