Home / Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:06 WIB

BWA Provinsi Banten Dukung Program Serang Mengaji, Atasi Buta Aksara Al-Qur’an

Pengurus Satgas Serang Mengaji foto bersama dengan Walikota Serang Budi Rustandi beserta jajarannya usai pelantikan I Dok. Istimewa

Pengurus Satgas Serang Mengaji foto bersama dengan Walikota Serang Budi Rustandi beserta jajarannya usai pelantikan I Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Ketua Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) Provinsi Banten, Nana Sujana, menyatakan bahwa pelantikan pengurus Satgas Serang Mengaji merupakan kesesuaian antara program Walikota Serang dengan BWA, yakni pemberantasan buta aksara Al-Qur’an.

‎Pernyataan ini disampaikan usai dirinya dilantik sebagai pengurus Satgas Serang Mengaji di Aula Lt 1 Setda Kota Serang, Jumat, 6 Februari 2026.

‎Ia menyebut bahwa BWA memiliki beberapa program diantaranya pendistribusian mushaf Al-Qur’an, pembinaan Al-Qur’an, termasuk pemberantasan buta aksara Al-Qur’an dan membantu guru ngaji.

‎”Pembinaan Al Qur’an ini salah satunya adalah baik untuk pemberantasan buta aksara Al Qur’an dan program-program lainnya, salah satunya membantu para guru mengaji yang ada di setiap wilayah Indonesia,” kata Nana.

‎Namun, Nana tak menyebutkan data secara detail berapa jumlah buta aksara Al-Qur’an di Kota Serang.

‎Untuk mengatasi masalah tersebut, pihaknya akan membentuk tim verifikasi dan berkolaborasi dengan Kemenag guna mendata buta aksara Al-Qur’an secara valid.

‎”Leading sektornya dari kelurahan dan RT, mereka akan mendata secara keseluruhan berapa yang belum bisa baca Al-Qur’an,” ujar Sekretaris Umum Satgas Serang Mengaji ini.

‎Selain mendata buta aksara Al-Qur’an, BWA juga akan mendata guru beserta murid yang mengaji di kampung, serta mekanisme cara pembelajarannya dan sebagainya.

‎”Jadi kita akan berkoordinasi dengan ustadz-ustadz atau kiai-kiai di kampung,” tambahnya.

‎Nana menambahkan, BWA menyediakan portal aplikasi Serang Mengaji secara online dan akan membantu memfasilitasi guru ngaji, dengan memberikan kendaraan roda dua melalui program Motor Dakwah agar mempermudah mengakses daerah pelosok yang sulit dijangkau.

‎Namun tidak semua guru ngaji akan menerima bantuan tersebut, melainkan tergantung dengan kondisi di lapangan, apakah layak atau tidak.

‎”Tergantung, kita lihat kondisinya dulu apakah membutuhkan motor dakwah atau tidak. Misalnya perahu dakwah seperti di daerah pesisir, dan itu sudah kita lakukan di seluruh wilayah yang terpencil di Indonesia,” jelasnya. (Red/ Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

Sambangi Bappenas, Budi Rustandi Harapkan Suntikan Anggaran Untuk APBD  Kota Serang

Daerah

Nelayan Ganjar Gelar Praktik Pengolahan Ikan dan Beri Bantuan ke Warga di Banten

Daerah

Padarincang Terendam, Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor

Daerah

Gardu Ganjar Muda Ajak Milenial Salurkan Hobi Positif Lewat Turnamen Mobile Legends

Daerah

DPRD Banten Dorong Peran Masyarakat Cegah Terjadinya Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Daerah

Pokja Wartawan Yasinan dan Doa Bersama untuk HUT ke-23 Tahun Provinsi Banten

Daerah

Mendagri Tinjau Harga Bahan Pokok di PITT Kota Tangerang

Daerah

KPU Tetapkan Budi-Agis Sebagai Wali Kota Serang Terpilih 9 Januari 2025