Home / Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:59 WIB

Hadiri Forum OPD Disnakertrans Banten 2026, Sekda Deden Tekankan Peningkatan Serapan dan Perlindungan Tenaga Kerja

BagusNews.Co – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi meminta ada dua indikator utama yang harus dipenuhi bidang ketenagakerjaan dan transmigrasi di Provinsi Banten. Pertama, peningkatan serapan tenaga kerja terlatih dan peningkatan perlindungan tenaga kerja sesuai norma dan ketentuan.

“Ada dua indikator utama yang harus dicapai Disnakertrans, yaitu meningkatkan serapan tenaga kerja terlatih di pasar kerja baik di dalam maupun luar negeri, dan meningkatkan perlindungan tenaga kerja sesuai norma yang berlaku,” ungkap Deden Apriandhi di Forum OPD Disnakertrans Provinsi Banten Tahun 2026, Kota Serang, Jumat, 13 Februari 2026.

Dua indikator itu menjadi amanat gubernur dan wakil gubernur Banten sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2025–2030. Meski terlihat sederhana, tantangan dalam pencapaiannya tidaklah ringan karena membutuhkan komitmen berbagai pihak. Apalagi, dinamika ketenagakerjaan yang berkembang sekarang mempengaruhi target dua indikator tersebut.

Baca Juga :  Ulama Tolak Pendirian Pabrik Miras di Cikande Kabupaten Serang

“Sehingga, kami mengharapkan ada masukan dan saran dalam forum ini, agar kedua indikator itu bisa dicapai,” katanya.

Di satu sisi, potensi Provinsi Banten terhadap sektor investasi, harus mampu ditangkap dengan baik. Khususnya dalam upaya membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Banten.

“Ini menjadi pekerjaan rumah kita semua agar pemerintah daerah bisa lebih banyak membuka peluang kerja,” paparnya.

Oleh karena itu, Sekda Deden mendorong beberapa langkah strategis sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan. Termasuk penguatan komunikasi dengan para investor yang akan menanamkan modal di Provinsi Banten.

“Jadikan forum ini untuk meningkatkan komunikasi dan merumuskan solusi terkait ketenagakerjaan dan transmigrasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Disnakertrans Kota Serang Siapkan Program Pelatihan dan Pemberangkatan Pekerja Migran di Jepang

Terkait pengembangan SDM, ia juga menyampaikan pentingnya konsep link and match antara dunia pendidikan dan dunia usaha. Koordinasi dengan SMK serta optimalisasi Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) harus terintegrasi agar peningkatan keterampilan sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja.

“Penyesuaian dengan kebutuhan lapangan kerja itu penting. Link and match antara sekolah-sekolah dengan perusahaan harus berjalan agar lulusan siap terserap,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinaskertrans Provinsi Banten Septo Kalnadi menyampaikan, forum tersebut diikuti dinas terkait yang ada di kabupaten dan kota se-Provinsi Banten. Tujuannya adalah menyelaraskan program dan kegiatan pada sektor ketenagakerjaan dan transmigrasi.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan program dan kegiatan, dan diharapkan terdapat saran dan masukan untuk mencapai indikator-indikator tersebut,” katanya menegaskan.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Jelang Hari Sumpah Pemuda, Pencinta Alam Lebah Banten Gelar Kaderisasi di Pantai Pasir Putih

Daerah

Mendagri Soroti Penyerapan Dana Dekonsentrasi Jelang Akhir Tahun, Salah Satunya Provinsi Banten

Daerah

Kemendagri Minta DPRD Banten Usulkan 3 Nama Untuk Mengisi Kekosongan Jabatan Gubernur

Daerah

Pemprov Banten Dorong Pemerataan Pelayanan Kesehatan

Daerah

Dilema Swasembada Pangan, 50 Persen Pengembang REI Banten Terancam Kolaps

Daerah

Serapan Pupuk Bersubsidi di Banten Masih Rendah, Ombudsman: Banyak Petani Tidak Masuk Daftar Penerima

Daerah

DP2KBP3A Pandeglang Siapkan Piagam Komitmen Delapan Fungsi Keluarga

Daerah

ASN Pemprov Banten Dilaporkan Ke Bawaslu