BagusNews.Co – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar Bazar Ramadan secara serentak di tujuh kecamatan pada Kamis, 5 Maret 2026. Bazar yang berlangsung di Kecamatan Serpong, Serpong Utara, Ciputat, Ciputat Timur, Pondok Aren, Pamulang, dan Setu ini mendapat reaksi positif dari masyarakat meski cuaca hujan deras.
Masyarakat berbondong-bondong datang sejak pagi hari untuk membeli bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau saat Ramadan. Di Kecamatan Setu, antrean panjang di berbagai booth, sementara hujan deras tidak menyurutkan semangat warga untuk berbelanja.
Salah satu warga, Alia, mengaku sangat terbantu dengan adanya bazar ini. “Minyak di warung ukuran dua liter biasanya 40 ribu rupiah, tapi di sini hanya Rp25 ribu. Pokoknya, terbantu banget dari bazar ini,” tuturnya.
Ia membeli berbagai bahan pokok seperti beras, telur, mi instan, dan minyak goreng, yang semuanya dibeli dengan harga lebih murah dari biasanya. Alia menambahkan, kehadiran bazar ini sangat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan pokok, terutama selama bulan Ramadan yang identik dengan peningkatan pengeluaran.
Selain menyediakan bahan pokok yang terjangkau, kegiatan ini juga mengandung unsur sosial dengan pemberian santunan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Melalui kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tangsel, warga yang mendapatkan kupon dapat menukarkannya di booth Baznas untuk memperoleh sembako secara gratis. Program ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi warga yang kurang mampu, sekaligus mempererat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Tak hanya itu, acara ini turut diwarnai oleh kehadiran pelaku usaha lokal yang berkolaborasi dalam menjual berbagai produk. Mereka menawarkan bahan makanan, minuman, dan makanan ringan dalam bundling dengan harga yang bersaing.
Nayah, salah satu warga yang turut berbagi pengalaman belanjanya. “Alhamdulillah, masih dapat juga. Tadi saya belanja minyak, wafer, sirup, dan makanan ringan untuk anak-anak,” ungkapnya.
Kegiatan Bazar Ramadan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan saling membantu di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat selama Ramadan. Nayah berharap, kegiatan serupa akan terus diadakan di tahun-tahun mendatang agar manfaatnya tetap dirasakan masyarakat luas. (Red/Munjul)







