Home / Daerah

Selasa, 7 April 2026 - 14:19 WIB

‎Dukung Banten-Lampung Jadi Tuan Rumah PON 2032, Kota Serang Siap Gelar Venue Cabor

Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang, Zeka Bachdi I Dok. Roy-BNC

Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang, Zeka Bachdi I Dok. Roy-BNC

‎BagusNews.Co – Menyusul adanya informasi bahwa Provinsi Banten bersama Lampung berpeluang besar ditetapkan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2032, Kota Serang diproyeksikan menjadi salah satu lokasi strategis yang akan menopang suksesnya perhelatan akbar event tersebut.

‎Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang, Zeka Bachdi, mengungkapkan hal tersebut. Menurutnya, kabar ini telah diterima dari pihak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Banten.

‎Mengingat posisi Kota Serang sebagai Ibukota Provinsi Banten, maka persiapan matang pun harus segera dilakukan.

‎”Alhamdulillah dari KONI Banten kemarin kami mendapat informasi bahwa kemungkinan besar Banten-Lampung akan menjadi tuan rumah PON 2032,” ungkap Zeka kepada wartawan, Selasa, 7 April 2026.

‎”Maka dari sekarang kita sudah mempersiapkan Banten, dan Kota Serang itu bagian dari pusat Ibukota maka kita juga harus mempersiapkan terkait event nasional ini,” tambahnya.

‎Perihal fasilitas mana saja yang akan disiapkan di Kota Serang, Zeka menyebutkan bahwa pihaknya berharap mendapatkan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah bagi beberapa cabang olahraga (cabor). Hal ini otomatis menuntut perbaikan fasilitas yang ada.

‎Meski penetapan cabang olahraga belum final, dampak positif dari perhelatan ini dipastikan akan meningkatkan kualitas sarana prasarana olahraga di Kota Serang hingga mencapai standar Nasional (SNI).

‎”Kita berharap sih dari KONI Banten, Kota Serang mendapat beberapa cabang venue maka fasilitas olahraganya mungkin bisa dibagusin juga. Tapi yang pasti dampak efek daripada kegiatan KONI ini pasti fasilitas olahraga yang ada di Kota Serang akan meningkat drastis dan sesuai standar SNI,” jelasnya.

‎Ia menambahkan, saat ini penetapan tuan rumah masih berstatus informasi sementara dan surat resmi dari KONI Pusat belum diterima.

‎Namun, antisipasi sudah dilakukan dengan mengikuti undangan rapat dari KONI Banten guna mempersiapkan kunjungan verifikasi. Zeka juga telah menyampaikan aspirasi agar Kota Serang dilibatkan dalam peta pertandingan.

‎Adapun lokasi yang potensial dijadikan arena pertandingan di antaranya adalah Banten Internasional Stadium (BIS) dan Stadion Maulana Yusuf. Namun, untuk stadion utama tersebut masih membutuhkan peningkatan standar sarana dan prasarana agar layak pakai.

‎”Venue di Kota Serang mungkin salah satunya adalah BIS, itu kan ada di Kota Serang. Kemudian Stadion Maulana Yusuf juga bisa digunakan tapi perlu peningkatan standar sarana prasarananya,” kata Zeka.

‎Jadwal pengecekan fisik venue oleh tim KONI Pusat diprediksi akan dilaksanakan pada hari Rabu 8 April 2026 besok.

‎Lebih jauh, Zeka menyoroti dampak ekonomi yang sangat besar bagi masyarakat jika rencana ini benar-benar terealisasi.

‎Ia mencontohkan keberhasilan Kota Palembang saat menjadi tuan rumah PON tahun 2004. Kala itu, pembangunan Stadion Jakabaring dan kawasan pendukungnya berhasil mengubah wajah kota menjadi pusat wisata olahraga yang berkelanjutan.

‎”Saya berharap efek daripada PON 2032 semua berdampak, terutama untuk fasilitas olahraga,” pungkasnya. (Red/ Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kampanye Terakhir, Airin-Ade Gelar Istigasah dan Doa Bersama

Daerah

Banten Lakukan Pemutihan Tunggakan Pajak Kendaraan, Andra : Ingin Meringankan Beban Masyarakat

Daerah

RSUD Banten Terus Tingkatkan Kompetensi Perawat ICU

Daerah

Mubes IKA Untirta Dibuka Walikota Cilegon, Dihadiri Rektor dan Anggota DPR RI

Daerah

Sejumlah Advokat di Tangsel Kawal Program Makan Gratis Presiden Terpilih Prabowo Subianto

Daerah

City Sanitation Summit AKKOPSI 2024 Digelar di The Royale Krakatau Hotel Cilegon

Daerah

Kejar Target Swasembada Pangan, Pemkab Serang Gelar Jambore dan Pasar Tani

Daerah

Pandeglang Perkuat Komitmen Pengembangan Geopark dalam Forum Nasional di Jakarta