Home / Daerah

Kamis, 9 April 2026 - 15:05 WIB

Debit Banjir di Desa Teluklada Masih Alami Kenaikan

Warga saat memantau kondisi rumah masing masing dari kejauhan| Dok. Difeni - BNC

Warga saat memantau kondisi rumah masing masing dari kejauhan| Dok. Difeni - BNC

BagusNews.Co – Hujan deras yang mengguyur wilayah Banten sejak pagi hari ini memicu banjir bandang dahsyat di Desa Teluklada, menenggelamkan ratusan rumah warga di sembilan kampung dengan ketinggian air mencapai 50-100 cm yang mengancam keselamatan jiwa dan harta benda.

Berdasarkan pantauan sementara, Sekretaris Desa (Sekdesa) Ade Ridwan mencatat total 237 kepala keluarga (KK) menjadi korban, dengan Kampung Kelapa Cagak paling parah terdampak sebanyak 112 KK.

Baca Juga :  Dampak Banjir dan Longsor Meluas, BPBD Kabupaten Serang Optimalkan Logistik Darurat

Diikuti Kampung Kubang Bale (25 KK), Kalang Anyar (20 KK), Tawekal (16 KK), Bhakta (15 KK), Karya (11 KK), Sadar (12 KK), Teladan (18 KK), dan Sepakat (8 KK). Debit air sungai yang masih meninggi tanpa tanda penurunan membuat situasi semakin mencekam, memaksa warga mengungsi sementara sambil menanti bantuan logistik dan evakuasi dari pemerintah daerah.

Baca Juga :  Dampak Efesiensi, Anggaran Perjalan Dinas Anggota DPRD Kota Serang Potensi Dipangkas Hingga Rp7 Miliar

“Kondisi belum membaik, debit air dipastikan masih naik,” tegas Ade Ridwan dalam laporan sementara per Kamis, 9 April 2026 siang. (Red/Difeni)

Share :

Baca Juga

Daerah

Al Muktabar Dorong Peningkatan Kesadaran Wajib Pajak Terhadap Pembangunan

Daerah

Pemprov Banten Lakukan Monitoring 2 Proyek Jalan di Lebak Selatan

Daerah

Hibahkan Lahan ke Pemkab Serang, Warga Pamarayan Idamkan Pembangunan Alun-Alun dan Masjid Agung

Advertorial

Kota Serang Diminati Investor ExxonMobil Perusahaan Terbesar di Asia

Daerah

Pantas Rebutan, Ternyata Gaji Anggota Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota Belasan Juta

Daerah

Pemprov Banten Akan Kawal Pendistribusian Bahan Pokok Ke Pasar Jelang Lebaran

Daerah

Pemkot Serang Akan Tata Ulang KPW Banten Lama

Daerah

Pemprov Banten Raih WTP, Andra Soni : Kita Tidak Boleh Berpuas Diri