Home / Daerah

Kamis, 9 April 2026 - 17:11 WIB

Meluapnya Sungai Cilor Gara-gara Gorong-gorong Kecil: Warga Cikayas Angsana Desak Rehabilitasi Darurat!

Caption: keadaan kampung cikayas pada kamis 9 April 2026 pukul 11.00. | Dok. Istimewa 

Caption: keadaan kampung cikayas pada kamis 9 April 2026 pukul 11.00. | Dok. Istimewa 

BagusNews.Co – Banjir bandang yang melumpuhkan Kampung Cikayas, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Banten, sejak Kamis pagi, 9 April 2026, ternyata berakar dari masalah infrastruktur.

meluapnya Sungai Cilor akibat gorong-gorong buatan balai yang ukurannya terlalu kecil untuk menampung debit air deras pasca-hujan lebat sejak pukul 04.00 WIB. Ketinggian air kini mencapai 1 meter di daerah rendah, dengan potensi naik hingga 1,5 meter jika curah hujan tak kunjung reda, sementara warga terpaksa hentikan kegiatan sehari-hari untuk bersihkan rumah dari genangan.

Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Angsana, Beni Madshira, yang memantau langsung di lokasi, menjelaskan penyebab utama banjir ini.

Baca Juga :  Safari Keberagaman, GUSDURian Serang Raya Satukan Umat Lintas Iman

“Gorong-gorong yang dibangun oleh balai memang menjadi titik lemah; ukurannya tidak cukup besar untuk menampung volume air Sungai Cilor yang melonjak drastis. Akibatnya, air meluap ke permukiman warga, meski saat ini situasi masih terkendali dan diprediksi surut dalam 3-4 jam jika hujan berhenti,” ungkapnya.

Menurut Beni, banjir ini bukan yang pertama kali terjadi di wilayah ini. “Setiap musim hujan, masalah yang sama muncul karena infrastruktur drainase tak kunjung diperbaiki. Warga Cikayas sangat berharap pihak balai beserta pemerintah daerah segera lakukan rehabilitasi atau bangun ulang gorong-gorong tersebut agar diperbesar. Ini darurat, supaya debit air bisa mengalir lancar dan banjir tidak lagi mengancam rumah tangga serta kegiatan masyarakat,” tambahnya dengan nada mendesak.

Baca Juga :  Website Diskominfo Kota Serang Alami Crash, Data dan Arsip Pemkot Hilang

Sementara itu, meski genangan air masih mengganggu, puluhan warga tetap bertahan di kediaman masing-masing. Mereka bergotong-royong membersihkan air yang mencoba meresap ke dalam rumah, sementara anak-anak dilarang bermain di sekitar sungai untuk antisipasi arus deras. (Red/Difeni)

Share :

Baca Juga

Daerah

Peringati Hari Bhakti Adhyaksa Ke-63, Kejati Banten Angkat Kearifan Lokal Lewat Pildacil

Daerah

Pengangguran di Kota Serang Masih Tinggi, Ini Kata Disnakertrans Kota Serang

Daerah

30 Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Majasari Swadaya Bangun Jalan Rusak

Daerah

Bupati Pandeglang Apresiasi Baznas dan PT Alfindo dalam Upaya Penurunan Stunting

Daerah

Pilkada 2024 Semakin Dekat, PDIP Bentuk Tim 9 untuk Pemenangan di Banten

Daerah

Pj Gubernur Al Muktabar Lakukan Penanganan Stunting dan Penyaluran Bantuan Sosial Di Pulau Terdepan Provinsi Banten

Daerah

Andra Soni Dorong Akses Keuangan Berkeadilan untuk Cegah Rentenir dan Pinjol

Daerah

Andra Soni Terjun Langsung Bersihkan Tumpukan Sampah di Pantai Teluk Labuan