Home / Daerah

Rabu, 18 Desember 2024 - 17:01 WIB

Sekolah Negeri di Kota Serang Nyaris Roboh, Siswa Belajar di Kantin

BagusNews.Co – Jelang pelaksanaan program makan bergizi gratis untuk siswa Sekolah Dasar (SD), nasib naas justru dialami ratusan siswa SDN Suci, Kasemen, Kota Serang.

Kondisi gedung sekolah sangat memprihatinkan lantaran sudah rapuh dan nyaris roboh, para guru bahkan memilih menggunakan kantin sekolah untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

Kepala SD Negeri Suci, Dedi Salafudin mengungkapkan, sekolah dibangun dari tahun 1983 atau 40 tahun lalu, namun tidak pernah ada pembangunan atau pembaharuan struktur bangunan yang dilakukan oleh Pemkot Serang secara menyeluruh.

“Kesininya kan cuma ada perbaikan-perbaikan kecil saja, sekarang kan sudah lamanya pembangunan otomatis struktur bangunannya sudah rapuh,” ungkap Dedi, Rabu, 18 Desember 2024.

Selanjutnya, Dedi menerangkan bahwa untuk melakukan perbaikan ringan pun dilakukan pada 10 tahun yang lalu.

“Terus kesininya cuma perbaikan-perbaikan ringan saja seperti ngecat dinding, dan menambal dinding-dinding bangunan yang bolong. Dan itu terakhir kali terjadi pada tahun 2014,” ujarnya.

Selain kondisi bangunan, Dedi melanjutkan bahwa SDN Suci ini mengalami kekurangan fasilitas pendidikan yang lain seperti ruang kelas yang hanya memiliki 6 kelas.

Baca Juga :  Pemprov Banten Pastikan Penanganan Kecelakaan Kapal di Perairan Selat Sunda Berjalan Maksimal

“Sementara ini kan murid banyak nih, ada 415 sedangkan kelas cuma ada 6 dan banyangkan berarti satu kelas menampung kurang lebih 80 anak, kan tidak mungkin ya,” kata Dedi.

Sebelumnya Komisi X DPR RI, Furtasan Ali Yusuf menjelaskan kondisi SDN Suci ini pada saat kunjungan resesnya di salah satu resto di Kota Serang pada Selasa, 17 Desember 2024 kemarin.

Lanjut Dedi, agar kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat berjalan dengan baik, hal yang bisa dilakukan dengan cara membagi 2 sesi pembelajaran yaitu pagi dan siang.

“Akhirnya kan dibagi 2 pagi dan siang, pagi dari jam 07.00 WIB dengan jam 11.00 WIB sedangkan siang dari jam 11 WIB sampai jam 15.00 WIB, dengan kondisi begitukan lelah anak dan gurunya,” ucap Dedi.

Lanjut Dedi, selain kelas yang kurang, SDN Suci juga tidak memiliki kamar mandi (MCK).

“Fasilitas lainnya kan tidak punya, WC tidak punya, Perpustakaan jadi kelas, bahkan kantin pun kami jadikan kelas agar anak-anak mau belajar pagi dan bukan ingin memaksakan,” jelas Dedi.

Baca Juga :  Empat Hari Masa Jabatan Berakhir, Walikota Serang Syafrudin Lantik 233 Pejabat

Selanjutnya, Dedi pun mengatakan, jika kondisi musim hujan tiba, dia akan meminta siswa dibeberapa kelas untuk keluar karena dikhawatirkan rubuh dan menimpa para siswa.

“Kan kondisi musim hujan, itu kalo musim hujan sedikit itu anak suruh keluar yang ada di tiga kelas itu karena memang sudah tidak ada tahanan,” ucap Dedi.

Dedi berharap, agar Pemkot Serang mau membantu dengan memberikan tambahan Ruang Kelas Baru (RKB) sesuai dengan Rombongan Belajar (Rombel).

“Maka saya mohon pada pemerintah untuk memperhatikan, saya hanya minta untuk ditambah RKB sesuai dengan Rombel sedangkan seharusnya Rombelnya ada 12, kelas ada 6 jadi kurang 6 kelas lagi,” tutur Dedi.

Selain pada Pemkot, Dedi pun juga tak menutup diri untuk para pihak yang dengan suka rela membantu perbaikan SDN Suci.

“Saya ma memohon pada siapapun yang ingin membantu, baik pemerintah provinsi maupun pusat dan dari siapapun sumber dananya akan kami terima,” pungkasnya. (Red/Lathif)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Ajak Sukseskan Pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2022

Daerah

Tiga Kaolotan Adat Wilayah Banten Selatan Terima SK Hutan Adat Dari Presiden

Daerah

Patung Pahlawan dan Monumen Perjuangan Masyarakat Banten di Alun-alun Kota Serang Akan Dibongkar

Daerah

Tingkatkan Prestasi Atlet, Pemprov Banten Gelar PEPARPEDA VIII Tahun 2024 di Kota Tangerang

Daerah

Ada 3 Kecamatan Rawan Bencana, BPBD Kota Serang Siapkan Langkah Penanganggulang Bencana

Daerah

Kemenag Kota Serang Ajak Masyarakat Berantas Perkembangan Judi Online

Daerah

Babak Baru Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Mahasiswa Poltekes Banten, Ismi Diperiksa Polres Lebak

Daerah

Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Biro Adpim Setda Banten Gelar Aksi Bersih-Bersih Jalan