Home / Nasional

Kamis, 16 April 2026 - 14:15 WIB

AHY Tinjau Penataan Kawasan Permukiman Nelayan di Desa Tanjung Anom

BagusNews.Co – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono meninjau Pengembangan Penataan Kawasan Permukiman Nelayan Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang pada Kamis, 16 April 2026.

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan penataan kawasan nelayan di Tanjung Anom merupakan contoh nyata kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas permukiman masyarakat.

“Hari ini kami secara langsung melihat kondisi kawasan pemukiman yang sebelumnya bisa dikatakan kondisinya kurang layak huni, kemudian dilakukan pembangunan, perbaikan, penataan rumah-rumah masyarakat, terutama warga nelayan dan keluarganya,” ungkap pria yang akrab disapa AHY.

Selanjutnya, AHY juga menyebut hasil kolaborasi tersebut sangat sesuai dengan visi misi Presiden Presiden Prabowo Subianto. Khususnya dalam meningkatkan kualitas permukiman masyarakat nelayan.

“Tentunya kami terus berupaya untuk mendorong sekaligus memastikan kualitas kehidupan masyarakat, termasuk warga nelayan agar semakin baik dari hari ke harinya,” sambungnya.

Baca Juga :  Bahas Potensi Kerja Sama, Gubernur Banten Andra Soni Terima Kunjungan Dubes Rumania

AHY menjelaskan, di atas lahan seluas sekitar 1,3 hektare telah dibangun 110 unit rumah layak huni dengan dukungan berbagai pihak.

“Kondisinya berubah jauh, dari sebelumnya kumuh menjadi lebih asri, tertata, dan sehat. Ini bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang aman, bersih, dan produktif,” katanya.

Selanjutnya dirinya menuturkan, ke depan kawasan tersebut akan terus dikembangkan, tidak hanya dari sisi permukiman, tetapi juga aspek ekonomi dan perlindungan kawasan, seperti pembangunan pabrik es berbasis air laut (slurry ice), penguatan dermaga, hingga dukungan pemasaran hasil perikanan.

“Kita ingin kawasan ini tidak hanya rapi, tetapi juga produktif dan memberikan kepastian penghasilan bagi masyarakat nelayan,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Tangerang Mochammad Maesyal Rasyid menyampaikan penataan kawasan tersebut merupakan hasil kolaborasi empat pihak, yaitu pemerintah daerah, Habitat for Humanity, koperasi, dan masyarakat.

Baca Juga :  Jokowi Bertemu Ganjar di Jateng Saat Momentum Deklarasi Anis Capres Nasdem

“Kawasan ini sebelumnya tidak tertata, kemudian kita bangun bersama melalui kolaborasi. Habitat membangun 110 unit rumah, Pemkab Tangerang menyiapkan infrastruktur dasar seperti jalan, drainase, air bersih, sanitasi, hingga fasilitas umum,” jelasnya.

Maesyal menyebutkan, total anggaran yang digunakan dalam penataan kawasan tersebut mencapai sekitar Rp13 miliar, yang bersumber dari berbagai pihak.

“Kami juga memfasilitasi skema kepemilikan rumah melalui koperasi, sehingga masyarakat dapat mencicil dengan ringan,” katanya.

Lebih lanjut, Maesyal menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus melengkapi fasilitas pendukung, termasuk rencana pembangunan fasilitas kesehatan dan pendidikan.

“Kami akan terus mengembangkan kawasan ini agar masyarakat nelayan dapat hidup lebih aman, nyaman, dan sejahtera,” pungkasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri menggelar konsolidasi kewaspadaan nasional Pemilu dan Pilkada Serentak 2024.

Nasional

Cegah Politik Identitas, Kemendagri Gelar Konsolidasi Kewaspadaan Nasional Pemilu 2024

Nasional

Menhub Prediksikan 193 Juta Pemudik di Arus Mudik Lebaran 2024

Daerah

Bawaslu Provinsi Banten Raih Juara 3 Tingkat Nasional dalam Ajang Anugerah Tinarbuka 2023
Ketua Bidang Pembinaan Anggota Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jabodetabeka-Banten Faisal Dudayef

Nasional

HMI Badko Jabodetabeka-Banten Tolak Omnibus Law RUU Kesehatan

Daerah

Staf Khusus Wapres Arif Rahman Nilai Peran Pemuda Sangat Penting Dalam Memajukan Lingkungan

Nasional

Wujudkan Pemilu Damai, Kemendagri Undang Semua Kepala daerah Rakornas di Sulawesi Tenggara

Daerah

Ngeri, BNN Temukan Laboratorium Narkotika di Kota Serang

Daerah

Orasi Bonnie Triyana di Festival Seni Multatuli : Lawan Perilaku Kolonial