Home / Nasional

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:45 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, BEM Nusantara Banten Kecam Keras dan Desak Pengusutan Tuntas

BagusNews.Co – BEM Nusantara Banten mengecam keras tindakan penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Insiden tersebut dinilai sebagai bentuk kekerasan serius yang tidak hanya mengancam keselamatan individu, tetapi juga menjadi intimidasi terhadap kerja-kerja advokasi hak asasi manusia di Indonesia.

Koordinator Daerah BEM Nusantara Banten, M. Qolby Yusuf menyampaikan, BEM Nusantara Banten menilai bahwa tindakan tersebut merupakan ancaman nyata terhadap kebebasan sipil dan ruang demokrasi. Terlebih, peristiwa itu terjadi setelah Andrie Yunus aktif menyuarakan kritik terkait sejumlah isu yang ada di Indonesia.

Baca Juga :  Gandeng BRIN, Adde Rosi Optimalkan Peran Keluarga di Lebak untuk Cegah Stunting

“Serangan terhadap aktivis tidak dapat dipandang sebagai tindakan kriminal biasa, melainkan bentuk teror terhadap mereka yang konsisten memperjuangkan keadilan, transparansi, dan akuntabilitas negara,” ungkap Qolby dalam keterangannya, Rabu, 18 Maret 2026.

Selanjutnya,  Qolby menuturkan BEM Nusantara Banten juga menyoroti adanya dugaan keterkaitan antara kekerasan yang dialami Andrie Yunus dengan aktivitas advokasi dan sikap kritisnya terhadap sejumlah isu strategis nasional. Hal ini dinilai memperkuat kekhawatiran akan semakin menyempitnya ruang demokrasi bagi masyarakat sipil.

“Atas kejadian tersebut, BEM Nusantara Banten mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk segera mengusut tuntas kasus ini secara cepat, transparan, dan akuntabel. Mereka juga meminta agar seluruh pihak yang terlibat dapat diproses hukum tanpa pandang bulu,” katanya.

Baca Juga :  Menag Yaqut Cholil Qoumas Tinjau Pelakasanaan UM-PTKIN di UIN SMH Banten

Lebih lanjut Qolby, menegaskan kasus tersebut harus menjadi tolok ukur komitmen reformasi di tubuh kepolisian. Menurutnya, pengungkapan kasus secara terang benderang serta penegakan hukum yang tegas menjadi langkah penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

“Negara tidak boleh tunduk pada teror. Penegakan hukum yang adil dan transparan menjadi kunci untuk memastikan perlindungan terhadap aktivis dan keberlangsungan demokrasi,”pungkasnya.(Red/Man)

Share :

Baca Juga

Rakornas Dukcapil

Nasional

Rakornas Dukcapil Ditutup, 514 Daerah Bergerak Menuju SIAK Terpusat

Daerah

Bantuan Hewan Kurban Sapi Dari Presiden Untuk Provinsi Banten Mencapai 1,15 Ton

Daerah

Al Muktabar Lepas Satgas Operasi PAM Pulau Terluar

Daerah

Dukung Transisi Energi Bersih, PLN Serahkan Sertifikat Energi Terbarukan untuk 5 Istana Kepresidenan

Daerah

Kemendagri Jelaskan Uang Daerah di Bank sebagai Uang Kas, Bukan Disimpan

Nasional

KBRI Nur-Sultan dan Duta Besar RI untuk Kazakhstan merangkap Tajikistan Raih Penghargaan Social Media Awards 2022

Daerah

Pj Gubernur Al Muktabar Ikuti Ratas Penangan Stunting

Nasional

Isu Penundaan Pemilu Terus Muncul, Demokrat : Hak Konstitusi Rakyat Jangan Dipotong