BagusNews.Co — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Banten memiliki program rutin yang telah diselenggarakan selama 3 tahun ke belakang, yaitu kelas pemustaka (pengguna perpustakaan) yang diisi dengan pelatihan keahlian dari beragam profesi dan keterampilan.
Yang teranyar, yaitu kelas pelatihan keahlian potong rambut dasar dengan mengundang dua owner barber shop Tedy Mulyana dan Muhammad Nuru Alfuadi yang diselenggarakan di ruang audio visual kantor DPK Provinsi Banten pada Sabtu, 27 Juli 2024.
Kepala Bidang Perpustakaan DPK Banten Epi Saepudin mengatakan, DPK Provinsi Banten selain menyediakan bahan literasi, juga ikut serta memberi materi keterampilan bagi masyarakat.
“Salah satu upaya dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan untuk mengenalkan ragam profesi dan keterampilan yang mungkin dibutuhkan oleh masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, ia menuturkan, target sasaran kelas pemustaka adalah masyarakat umum dari berbagai kalangan dan usia.
“Ini sudah tahun ketiga, targetnya (masyarakat) umum,” kata dia.
Menurutnya, saat ini setidaknya masyarakat sebagai pemustaka bisa mendapatkan pengetahuan keterampilan tertentu. Meski begitu, diakuinya DPK Provinsi Banten tidak memiliki kewenangan untuk mengadakan pelatihan secara spesifik.
“Paling tidak membekali mereka pengetahuan awal soal keterampilan tertentu. Kalau soal pengembangan, diserahkan kembali ke mereka karena kita tidak punya kewenangan melakukan pelatihan,” tuturnya.
Epi menambahkan, salah satu fungsi perpustakaan adalah memberdayakan bangsa tidak khusus menyediakan wadah literasi saja.
“Karena, salah satu fungsi perpustakaan adalah bagaimana memberdayakan bangsa dan itu salah satu tugas kami kepada pemustaka selain (menyediakan) buku,” jelasnya
Diketahui, sejauh ini DPK Banten telah beberapa kali mengadakan kelas profesi dari jurnalistik hingga barista.
“Rata-rata sebulan dua kali. Pernah juga kami selenggarakan pengenalan dan pelatihan keterampilan jurnalistik, content creator, crafting, barista juga pernah,” pungkasnya. (Red/Dwi)







