Home / Daerah / Ekonomi

Kamis, 12 September 2024 - 20:37 WIB

Al Muktabar Sampaikan Fokus APBD Banten TA 2025 Pada Empat Prioritas

BagusNews.Co – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, fokus perencanaan APBD Tahun 2025 diprioritaskan pada empat poin Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dengan tema besar pembangunan kolaboratif yang inklusif memperkokoh masyarakat Banten yang modern dalam rangka mencapai Banten yang sejahtera, mandiri, dan berdaya saing.

Tema itu juga mensinkronisasikan dengan Rencana Kerja Pemerintah Pusat Tahun 2025 dengan tema akselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan serta disinergikan dengan kebijakan pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Banten.

Empat prioritas RKPD Tahun 2025, papar Al Muktabar, meliputi meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia; meningkatkan pemerataan pembangunan dan kualitas pertumbuhan ekonomi; meningkatkan pengelolaan lingkungan hidup untuk mendukung pembangunan berkelanjutan; dan, meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa.

Baca Juga :  DPUPR Banten Ajak Masyarakat Tumbuhkan Kesadaran Kelola Air

“Selain itu Rancangan APBD Tahun Anggaran 2025 ini juga didasarkan pada KUA-PPAS Tahun Anggaran 2025 disusun berdasarkan target kinerja program daerah yang telah diselaraskan dengan pemutakhiran Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) nasional. Sebagaimana yang diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Harmonisasi Kebijakan Fiskal Nasional,” kata Al Muktabar saat menyampaikan Nota Pengantar Gubernur Mengenai Raperda tentang APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2025 pada Rapat Paripurna, di Gedung DPRD Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Kamis 12 September 2024.

Dalam KEM-PPKF Nasional itu menyebutkan dukungan keuangan Provinsi Banten Tahun 2025 meliputi akselerasi pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan proporsi mandatory spending infrastruktur bidang perumahan dan permukiman, dan perbaikan kembali tata kota, peningkatan rasio rata-rata belanja modal, insentif investasi dari Pemda untuk masyarakat dan atau investor.

Baca Juga :  City Sanitation Summit Resmi Dibuka, Ketua Umum AKKOPSI : Belajar Dari Kota Cilegon

“Selain itu dalam KEM-PPKF nasional itu juga untuk penguatan wellbeing stunting, penguatan wellbeing kemiskinan, penguatan wellbeing pelayanan publik, serta percepatan konvergensi,” jelasnya.

Secara umum, lanjutnya, Rancangan APBD 2025 Provinsi Banten sebesar Rp11,138 triliun. Terdiri atas pendapatan daerah ditargetkan Rp10,991 triliun lebih, belanja daerah dianggarkan Rp10,995 triliun lebih, dan defisit anggaran Rp4,037 miliar lebih yang ditutup dengan pembiayaan daerah sebesar Rp4,037 miliar lebih.

“Struktur Rancangan APBD tahun anggaran 2025 ini, telah mempedomani Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah,” pungkasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Bagikan Paket Buka Puasa, KNPI Kabupaten Tangerang Kunjungi Santri YPI Al Syarief

Daerah

Jaga Keberlangsungan Air, DPUPR Banten Lakukan Pemeliharaan Situ

Daerah

Gardu Ganjar Gelar Senam Sehat dan Lomba Karaoke Bareng Ibu-Ibu di Serang

Daerah

Dinkes Kabupaten Serang Bentuk Tim Investigasi Kasus Dugaan Penolakan Pasien BPJS di RS Hermina Ciruas

Daerah

Al Muktabar Saksikan Serah Terima Pelaksanaan Tugas Wali Kota Tangsel

Daerah

Aksi Seruan Penolakan, Ratusan Warga Banten Tolak Proyek PIK 2

Daerah

Wapres Gibran dan Gubernur Andra Soni Tanam Mangrove di Pesisir Mauk

Daerah

Polda Banten Periksa Warga Lebak Terkait Galian C Ilegal