Home / Daerah

Senin, 13 Januari 2025 - 15:03 WIB

Ratusan Guru Honorer di Banten Tak Lolos PPPK

BagusNews.Co – Ratusan guru honorer di Banten tak lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru, pada tahap pertama.

Para guru honorer yang tak lolos PPPK tersebut, hari ini berkumpul di Basement Masjid Raya Al-Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Senin, 13 Januari 2025.

Kumpulnya mereka sebagai protes untuk meminta keadilan, dengan harapan diakomodir oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten dan Pj Gubernur Banten A Damenta.

Ketua Forum Tenaga Honorer Provinsi Banten, Taufik Hidayat yang mewakili guru-guru honorer menyampaikan aspirasinya ke BKD Provinsi Banten. Ia diterima oleh Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, Kinerja, dan Disiplin pada BKD Provinsi Banten Aan Fauzan Rahman.

“Aspirasi teman-teman yang pertama bagaimana yang R3 ini bisa terakomodir menjadi R3L. Artinya mereka bisa lulus di tahun ini. Ini yang sudah kita sampaikan kepada Pak Aan tidak lebih ingin mereka lulus diakomodir,” ujarnya.

Baca Juga :  Safari Ramadan di Pandeglang, Gubernur Banten Andra Soni Salurkan Sejumlah Bantuan Bagi Masyarakat

“Terlepas mereka mau kapanpun nanti kelulusan itu yang pasti menunggu selesai tahap kedua seleksi. Nanti akan di ranking tetep temen-temen akan menjadi prioritas,” tambah Taufik.

Menurutnya, tidak ada kekhawatiran bagi peserta seleksi PPPK tahap pertama bila dikalahkan oleh peserta PPPK tahap kedua. Sebab, mereka akan menjadi prioritas.

“Berkaitan dengan formasi yang saat ini tersisa untuk tenaga guru 932, dan tenaga teknhis 475 itu insya allah terakomodir, dimungkinkan temen-temen untuk penuh waktu semua karena jumlah formasi 11.737 saat ini yang tersisa melebihi jumla pelamar,” ungkapnya.

Ia meminta kepada guru-guru honorer untuk bersabar hingga seleksi tahap kedua yang akan dilakukan April 2025 selesai.

Baca Juga :  A Damenta Tekankan PT Jamkrida Aktif Tingkatkan Kapasitas UMKM

Salah satu Guru yang ikut protes, Dede Muhammad Safrudin menyebut, ada sebanyak 4.603 guru yang mengikuti seleksi PPPK. 932 guru di antaranya mengikuti tes CAT namun tak mendapat Formasi.

“Kita tidak dinyatakan lolos karena memang formasi tidak tersedia, ini menjadi polemik, karena formasi banyak yang kosong dari 4.695, kekosong formasinya tidak terserap peserta kurang lebih 1.024,” kata pria yang mengajar di SMK 1 Cihara itu.

Untuk itu mereka mempertanyakan hasil seleksi PPPK Guru tersebut kepada BKD Provinsi Banten. Ia menyebut, guru yang datang berasal dari berbagai daerah se-Provinsi Banten dengan sekolah yang berbeda-beda.

Saat dikonfirmasi, Kepala BKD Banten, Nana Supiana saat dikonfirmasi kaitan dengan protes guru-guru honorer tersebut belum memberikan jawaban. (Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

BB1% MC Banten Ramaikan Festival Cisadane 2026 dengan Motor Ikonik Eropa dan Amerika

Daerah

Fahmi Hakim : BKPRMI Banten Membangun Generasi Muda Religius dan Berdaya Saing

Daerah

Bangun Laboratorium Perikanan di Kecamatan Tirtayasa, UPI dan Pemkab Serang Sepakat Kerja Sama

Daerah

Sosialisasi Saber Pungli, Inspektur Ingatkan OPD dan Pemdes di Lingkungan Pemkab Serang

Daerah

Al Muktabar Lepas Ratusan Jemaah Haji Asal Kota Serang

Daerah

Temui Walikota, Bawaslu Bahas Penertiban Alat Peraga Kampanye di Kota Serang

Daerah

Demi Prestasi, DPRD Kota Serang Gagas Raperda Keolahragaan Daerah

Daerah

Tim Saber Pungli Kota Serang Awasi Pelaksanaan PPDB 2024