Home / Daerah

Selasa, 4 Maret 2025 - 14:17 WIB

Produksi Beras Provinsi Banten Surplus Pada Triwulan I 

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid | Dok BNC

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid | Dok BNC

BagusNews.Co – Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten mencatat produksi beras di Provinsi Banten pada Januari hingga April 2025 nanti sebanyak 522.412 ton, jumlah tersebut melebihi kebutuhan konsumsi perbulan rata-rata masyarakat Provinsi Banten yang diperkirakan hanya 4.065 ton perhari atau setara 123.643 ton perbulan.

Kepala Distan Banten Agus M Tauchid mengatakan, produksi padi di Provinsi Banten pada bulan Februari 2025 mencapai 241.162 ton Gabah Kering Giling (GKG) atau sebesar 152.487 ton setara beras surplus sebesar 28.844 ton beras (18,91 persen) dari kebutuhan beras dalam satu bulan, serta diperkirakan produksi padi pada bulan Maret atau saat Ramadan 1446 Hijriah sekitar 293.000 ton GKG atau sebesar 185.273 ton, setara beras surplus sebesar 49.266 ton beras (26,59 persen).

“Alhamdulillah siklus surplus ini terus bertahan hingga lebaran pada bulan April 2025 nanti dengan perkiraan produksi padi di Banten mencapai 268.799 ton GKG atau sebeesar 169.962 ton setara beras dan masih surplus 46.319 ton beras (10,04 persen) dari kebutuhan konsumsi perbulan,” ungkap Agus M Tauchid beberapa waktu lalu, ditulis pada Selasa, 4 Maret 2025.

Baca Juga :  Dicari Empat Calon Anggota Bawaslu Banten, Tim Seleksi Buka Pendaftaran Hingga 3 Mei 2023

Realisasi produksi beras itu didapat dari luas panen padi di Banten yang mencapai 155.003 hektare (ha) pada periode awal tahun 2025 ini. Banten sendiri mempunyai target produksi padi pada tahun 2025 sebesar 1.762.822 ton GKG dengan luas panen 324.691 ha dan produktivitas 54/,29 ku/ha. Agus berkomitmen untuk terus melakukan optimalisasi potensi panen ini, guna mendukung ketahanan pangan di Indonesia.

“Alhamdlillah potensi pertanian di Banten sangatlah besar selama periode awal tahun 2025 ini, tentunya hal ini akan dapat berkontribusi seginifikan terhadap ketersediaan pangan dan kesejahteraan petani,” katanya.

Baca Juga :  Tingkatkan Kesejahteraan Atlet, DPRD Kota Serang Usul Raperda Olahraga

Dengan ketersediaan yang jauh dari cukup ini, Agus menegakan jika masyarakat tidak perlu khawatir akan adanya kenaikan harga terhadap komoditas beras di pasaran. “Insyallah harga beras akan terus stabil dimasa Ramadan hingga Lebaran nanti dengan melihat ketersediaan yang sangat cukup ini,” tegasnya.

Sementara, Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah mengatakan, guna mengantisipasi adanya lonjakan harga bahan pokok di bulan puasa dan lebaran nanti, pihaknya sudah melakukan langkah antisipasi dalam menjaga pasokan dan ketersediaan barang selama bulan suci itu.

“Dalam menghadapi bulan suci Ramadan ini sudah jelas beras dan sembako kita surplus. Namun ke depan akan banyak tantangan yang ada,” ujar Dimyati.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Satu Hari Jelang Purna Tugas DPRD Kota Serang, Rapat Paripurna Persetujuan APBD 2024 Molor

Daerah

Penuhi Audiensi BKPSDM, Tenaga Honorer Kabupaten Serang Pastikan Besok Unjuk Rasa

Daerah

Warga Sumur Pecung Kota Serang Keluhkan Jalan Rusak Samping Rel Kereta Api Serang-Merak

Daerah

Jelang Debat, Andika Hazrumy Didoakan Habib Yahya Alhabsy Cikande

Daerah

Pemkot Serang Gandeng BWA, Percepat Atasi 7.600 RTLH Tanpa Bergantung APBD

Daerah

Warga Kota Serang Keluhkan Kenaikan Harga Beras

Daerah

DP3AKB Kota Serang Akui Masih Minim Fasilitas Penunjang Kota Layak Anak

Daerah

Dipersoalkan, Walikota Serang Dukung Wisuda TK-SMA