Home / Daerah

Sabtu, 5 Juli 2025 - 10:41 WIB

A Dimyati Natakusumah : Mahasiswa Dapat Berkolaborasi Konstruktif Dengan Pemerintah

BagusNews.Co – Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah mengatakan kolaborasi konstruktif dari semua pihak sangat dibutuhkan bagi percepatan pembangunan di Provinsi Banten. Salah satunya dari peran mahasiswa dalam memberikan sumbangsih pemikiran dan masukan untuk kepentingan Provinsi Banten.

Demikian disampaikan Dimyati saat menghadiri Sekolah Intelektual Revolusioner dengan mengusung tema ‘Berpikir Kritis Bergerak Progresif’ di Aula Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Kota Tangerang, Jumat 4 Juli 2025.

“Saya harap mahasiswa juga dapat berkolaborasi konstruktif bersama pemerintah, dengan memberikan sumbangsih pemikiran, memberikan masukan-masukan yang sifatnya kritis untuk kepentingan Provinsi Banten,” ungkap Dimyati Natakusumah.

Dikatakan, untuk membangun pemikiran kritis dibutuhkan beberapa hal, diantaranya harus mampu menguji asumsi dengan banyak bertanya, memilah fakta dan opini, menganalisis berbagai sudut pandang serta mampu menghindari dan tidak mudah terprovokasi oleh hoak.

Baca Juga :  KPU Kota Serang Tetapkan 45 Anggota DPRD Terpilih Hasil Pemilu 2024

“Untuk bergerak progresif itu dapat dimulai dengan mengubah pola lama yang tidak relevan, mendorong inovasi dan mengutamakan keadilan, kemajuan serta kesejahteraan bersama secara kolektif,” katanya.

Dimyati menuturkan mahasiswa sebagai agen of control. Diharapkan dapat turut mengawasi pemerintahan Provinsi Banten.

“Saya minta mahasiswa untuk turut mengawasi kita, awasi OPD pemprov Banten. Kalau ada yang menyimpang segera laporkan,” imbuhnya.

Dimyati berharap kepada seluruh peserta Sekolah Intelektual Revolusioner dapat terus mengembangkan keilmuannya selama berlangsung kegiatan.

Baca Juga :  Prabowo Menang Tipis di TPS Bupati Serang Mencoblos

“Pesan saya, mohon diikuti dengan baik dan ini akan memberikan manfaat bagi kalian,” jelasnya.

Sementara, Wakil Rektor III UMT Enawar mengatakan di kondisi saat ini, peran mahasiswa sebagai agen of control sangat dibutuhkan untuk memberikan masukan-masukan untuk kepentingan masyarakat.

“Kalau kita bicara intelektual itu harus berdasarkan kesadaran dan pemikiran yang utuh secarah menyeluruh serta mendalam,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Presiden Mahasiswa UMT Muhammad Asrul Haruna menuturkan Sekolah Intelektual Revolusioner berlangsung selama 3 hari dan diikuti sekitar 500 mahasiswa dari berbagai kampus.

“Semoga kegiatan ini dapat berlangsung lancar dan mampu melahirkan ide-ide yang berkontribusi dalam membangun bangsa,” pungkasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemkot Serang Gelar Rakor Percepat Penurunan Stunting 

Daerah

Kodim Pandeglang Bagikan 180 Paket Daging Kurban untuk Warga Sekitar

Daerah

Program Desa Antikorupsi Diharapakan Dapat Meningkatkan Budaya Antikorupsi di Provinsi Banten

Daerah

Pemkot Serang Bakal Bangun JPO Digital, Dukung Kehadiran Alun-alun Baru

Daerah

Ikut Porsenijar PGRI Provinsi Banten, Bupati Dewi Lepas Kontingen Kabupaten Pandeglang

Daerah

Kumpulkan Seluruh Kepala OPD, Al Muktabar Ingatkan Capaian Kinerja

Daerah

Dispora Banten Dukung Ekosistem Wirausaha Mahasiswa di FKIP Untirta

Daerah

Suasana Haru di Ponpes Bai Mahdi, Real Count Internal Zakiyah-Najib Raih 76 Persen Suara