Home / Daerah

Jumat, 22 Agustus 2025 - 18:48 WIB

Wartawan dan Mahasiswa Gelar Aksi di Polda Banten, Ini 3 Tuntutannya

BagusNews.Co – Puluhan wartawan dan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di halaman Markas Polisi Daerah (Mapolda) Banten, Jumat 22 Agustus 2025.

Aksi demonstrasi ini buntut dari insiden pengeroyokan terhadap wartawan dan staf Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) oleh pihak keamanan di PT Genesis Regeneration Smelting (GRS), Jawilan, Kabupaten Serang, Kamis 21 Agustus 2025, lalu.

Wartawan yang tergabung dari Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Provinsi Banten, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Serang Raya, Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Perwakilan Banten dan Perwakilan Pokja Kabupaten/Kota se-Banten serta elemen aktivis mahasiswa secara bergantian melukan orasi.

Mereka datang secara konvoi dengan membentangkan spanduk yang bertuliskan tuntutan aksi dan kecamatan atas insiden kekerasan yang dialami wartawan

Masa aksi menuntut agar Kapolda Banten meminta maaf atas tindakan kekerasan yang dilakukan oknum Brimob. Termasuk mendesak Polda Banten menuntaskan kasus tersebut.

Ketua Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Provinsi Banten Deni Saprowi mengatakan, ada tiga tuntutan yang disampaikan ke Polda Banten.

Baca Juga :  Penyesuaian Tarif Tol Tangerang-Merak Akan Berlaku Tanggal 3 Januari 2023

“Pertama kita meminta Kapolda Banten menyampaikan permohonan maaf kepada kami, kemudian melakukan reformasi di tubuh internal polisi,” ujarnya.

Menurutnya, kekerasan yang dilakukan oknum Brimob dan pihak lainnya terhadap wartawan yang sedang melakukan kerja jurnalistik menunjukkan gagalnya reformasi di tubuh Polri.

“Makanya kami juga mendesak Kapolda Banten mengusut tuntas dan memberikan sanksi tegas kepada pelaku kekerasan, baik itu yang anggota Brimob atau pihak sekuriti perusahaan,” ucapnya.

“Jangan sampai polisi yang harusnya melindungi masyarakat justru menjadi pelaku yang mengintimidasi, bahkan melakukan kekerasan kepada wartawan. Jadi kami mau kasus ini tuntas. Jangan sampai ada lagi kekerasan lagi kepada kawan-kawan kita di lapangan,” ujarnya

Selain perwakilan wartawan dan mahasiswa, berapa wartawan yang menjadi korban pemukulan juga menyampaikan aspirasinya.

“Tidak ada kata damai, saya meminta Polda Banten memberikan sanski kepada pelaku. Karena selain memukul mereka juga meludahi muka saya,” kata Rifki, wartawan Tribun Banten yang menjadi korban pemukulan.

Baca Juga :  Mahasiswa Desak Polda Banten Tindak Tegas Kasus Kekerasan dan Pencegahan Represi dalam Unjuk Rasa

Senada dikatakan Wartawan KBN Antara Devi. Dia mengaku menjadi korban dan harus melarikan diri saat insiden terjadi.

“Saya wartawan plat merah yang datang meliput dan diundang secara resmi masih dapat ancaman kekerasan, apalagi kalau kita rakyat biasa. Ini jelas ancaman terhadap kebebasan pers,” ucapnya.

Di lokasi yang sama, Ketua IJTI Provinsi Banten Adi Masda mengatakan, kekerasan terhadap wartawan bisa menjadi presenden buruk terhadap kebebasan pers dan masa depan demokrasi.

“Kalau pelaku kekerasan terhadap wartawan dibiarkan dan tidak diusut tuntas, kami khawatir akan terus terulang kejadian yang sama, baik itu di Banten atau daerah lain,” ucapnya.

Di sela orasi, masa aksi melakukan pembakaran ban bekas. Aksi ditutup dengan doa bersama dan pelemparan telur busuk.

Setengah aksi, wartawan berencana akan berkirim surat ke Kapolri dan Dewan Pers.

“Kalau ini tidak ada tindak lanjut, kami akan segera berkirim surat ke Kapolri dan Dewan Pers agar mereka turun tangan menyelesaikan kasus kekerasan ini,” pungkasnya.(Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

KORMI Kabupaten Serang Gelorakan Semangat Olahraga Masyarakat

Daerah

Andra Soni: PKK Mitra Strategis Pemerintah Wujudkan Banten Sejahtera

Daerah

Tim Sepak Bola Popnas Banten Lolos ke Semifinal

Daerah

28 Kasus Stunting di Kecamatan Taktakan, Paling Banyak Kelurahan Cilowong

Daerah

Banjir Teluklada, Sawah Baru Tanam Ratusan Hektar Terendam

Daerah

Buka Konfercab GMNI Serang, Imanuel: Demokrasi Kini Jauh Dari Substansi

Daerah

Pemprov Banten Terus Berupaya Memastikan Ketersedian Bahan Pokok

Daerah

A Dimyati Natakusumah: Program Tanam Jagung Dorong Kemandirian dan Wirausaha Masyarakat