Home / Daerah / Pemerintah / Pendidikan

Kamis, 4 Desember 2025 - 14:54 WIB

Tingkatkan Kesetaraan Pendidikan, DPR RI Perluas Program Indonesia Pintar ke Anak Usia Dini

Anggota Komisi X DPR RI Adde Rosi Khoerunnisa menyerahkan bantuan secara simbolis di SD Negeri Cigadung 5, Kamis, 4 Desember 2025 | Dok. Difeni-BNC

Anggota Komisi X DPR RI Adde Rosi Khoerunnisa menyerahkan bantuan secara simbolis di SD Negeri Cigadung 5, Kamis, 4 Desember 2025 | Dok. Difeni-BNC

BagusNews.Co – Anggota Komisi X DPR RI Adde Rosi Khoerunnisa menegaskan komitmennya dalam memperluas cakupan Program Indonesia Pintar (PIP).

Jika sebelumnya program ini hanya menyasar siswa dari tingkat SD hingga SMA/SMK, mulai tahun 2026 bantuan ini akan diperluas untuk anak usia dini, termasuk TK dan PAUD.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan pendidikan yang inklusif dan merata sejak usia dini, sesuai dengan amanat Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang mewajibkan 13 tahun masa belajar.

“Alhamdulillah, berkat koordinasi Komisi X dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), insyaallah pada 2026 akan ada bantuan PIP untuk TK dan PAUD sebesar Rp450 ribu,” ujar Adde Rosi usai menyerahkan bantuan secara simbolis di SD Negeri Cigadung 5, Kamis, 4 Desember 2025.

Baca Juga :  Geruduk Gedung Dewan, Ratusan Tenaga Honorer Kabupaten Serang Tuntut Kejelasan Status

Ia menambahkan bahwa kuota PIP tersebut mungkin belum banyak, namun ini merupakan gebrakan luar biasa dari Kemendikbudristek dan DPR RI.

Menurutnya, dukungan terhadap PAUD sangat penting karena pendidikan usia dini merupakan fondasi utama untuk keberhasilan pendidikan selanjutnya.

Pemerintah hadir memberikan bantuan tersebut agar keluarga kurang mampu dapat memenuhi kebutuhan pendidikan anak mereka, termasuk perlengkapan seperti seragam, alat tulis, dan tas sekolah.

Adde juga menegaskan bahwa Dana Program Indonesia Pintar adalah hak setiap siswa dan tidak boleh dipotong atau disalahgunakan oleh pihak manapun.

Ia mengingatkan masyarakat bahwa jika ditemukan adanya pemotongan bantuan, masyarakat didorong untuk melaporkannya. DPR RI berjanji akan terus mengawasi penyaluran bantuan agar tepat sasaran, serta memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penyalurannya.

Baca Juga :  PMI Banten Resmikan Klinik Utama Bhakti

Perluasan program ini diharapkan mampu meringankan beban biaya keluarga miskin dan sangat miskin, sehingga mereka dapat mengakses pendidikan sejak usia dini tanpa hambatan ekonomi.

Langkah ini juga diharapkan mampu mencegah angka putus sekolah dan memastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan belajar yang sama dari usia dini.

Dengan langkah ini, pemerintah menunjukkan komitmennya dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif, merata, dan berkeadilan.

Dukungan ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya generasi penerus bangsa yang cerdas, sehat, dan berdaya saing tinggi. (Red/Difeni)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemkot Tangerang dan Polres Metro Siagakan Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2026

Daerah

Bantu Perekonomian Kelompok Nelayan di Tangerang, Gardu Ganjar Banten Berikan Sentuhan Bantuan

Daerah

Gelar Apel Siaga Nataru, PLN Siap Pasok Listrik Andal dan Petugas yang Siaga Layani Pelanggan

Daerah

Taman Sari Akan Dijadikan Ruang Publik, Pemkot Serang Tertibkan Para Pedagang

Daerah

Dukung Kendalikan Inflasi, PT ABM Terima Penghargaan dari Walikota Cilegon

Daerah

Belum Dapat Undangan Pelantikan Pj Gubenur Banten, Andra Soni Bilang Ini

Daerah

Momen Haru di SMK PGRI Pandeglang, Hafidz Peluk Gubernur Andra Soni

Daerah

Akademisi Untirta Minta Pengawasan Netralitas ASN di Kota Serang Dilakukan Sampai Mendasar