BagusNews.Co – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, menyebabkan satu rumah milik warga bernama Januri mengalami kerusakan parah.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 17 Desember 2025 sekitar pukul 16.00 WIB, dan mengakibatkan bagian dapur hingga depan rumah hancur total.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meskipun kerugian diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Berdasarkan pengakuan Januri, saat pohon besar yang tumbang menimpa rumahnya, dirinya berada di bagian depan.
Sementara, istri dan anaknya berada di samping rumah. Januri mengaku bersyukur tidak ada korban jiwa, meskipun kerugian material cukup besar.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Tapi kerugian diperkirakan sekitar Rp100 juta karena yang rusak mulai dari dapur sampai depan,” tutur Januri.
Kepala Bidang Kedaulatan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang, Lilis Sulistiati, menyatakan bahwa pihaknya langsung mengirimkan tim tanggap darurat begitu menerima laporan dari Kecamatan Picung.
“Kami menerima laporan dari Kecamatan Picung dan langsung bergerak ke lokasi bersama tim. Alhamdulillah, kita juga sudah memberikan paket logistik untuk korban bencana rumah roboh,” ujarnya saat di lokasi kejadian.
Melihat cuaca yang semakin tidak menentu, Lilis Sulistiati mengimbau masyarakat Pandeglang untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu siaga, waspada, dan berhati-hati karena sekarang sudah memasuki musim cuaca ekstrem. Potensi angin kencang, banjir, dan longsor harus benar-benar diantisipasi,” tegasnya.
BPBD Pandeglang juga membuka layanan pelaporan darurat bagi warga yang terdampak bencana.
“Apabila ada kejadian, warga bisa melaporkan langsung ke Pusdalops BPBD Pandeglang melalui nomor 0811-1383-112,” pungkasnya. (Red/Difeni)







