Home / Daerah

Jumat, 2 Januari 2026 - 17:43 WIB

Paguyuban Jakung Bersatu Sebut Sampah Tangsel ke TPAS Cilowong Masih Simulasi

Ketua Paguyuban Jakung Bersatu Ansori | Dok. Istimewa

Ketua Paguyuban Jakung Bersatu Ansori | Dok. Istimewa

BagusNews.Co- Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengirim sebanyak 10 truk berisi sampah ke TPAS Cilowong, Kelurahan Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

Sampah dari Tangsel dikirim ke TPAS Cilowong dilakukan malam hari, Kamis, 1 Januari 2026 sekitar pukul 19.00 WIB.

‎Truk sampah ditutup dengan menggunakan terpal, agar tidak menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu aktivitas warga.

Ketua Paguyuban Jakung Bersatu Ansori, menyebut kiriman sampah tersebut masih bersifat uji coba yang akan berlangsung selama tujuh hari atau satu pekan.

Kesempatan kiriman sampah dari Tangsel ini berdasarkan hasil rapat terakhir yang dilakukan Pemkot Serang, beserta jajaran di tingkat Kecamatan Taktakan maupun Kelurahan Cilowong, bersama masyarakat terdampak.

Baca Juga :  Optimalkan Pemeliharaan Pohon, DLH Kota Serang Ajukan Tambahan Crane Baru 

“Apabila di dalam evaluasi itu terdapat indikasi kurang adanya permintaan dari masyarakat, maka kami akan menindaklanjuti hal tersebut bagaimana caranya supaya tidak dilakukan mengenakan sebelah pihak,” kata Ansori kepada awak media.

Ia menyadari adanya pro dan kontra di tengah masyarakat terhadap kiriman sampah Tangsel ke TPAS Cilowong. Meski demikian, pihaknya berupaya menjembatani permasalahan tersebut.

Dari hasil pengecekan terhadap 10 armada sampah Tangsel, di Jalan Taktakan-Gunungsari (Takari), Kota Serang, Ansori memberikan catatan penting yang harus diperhatikan Pemkot Tangsel. Di antaranya adalah kondisi kendaraan pengangkut sampah dan air lindi.

“Sementara malam ini adalah cek kondisi mobil, apakah sudah sesuai dengan obrolan yang dibicarakan atau tidak. Pertama itu. Alhamdulillah tadi sudah dicek dan mobilnya baru semua,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkot Serang Nilai Kesadaran Masyarakat Dalam Menjaga Lingkungan Masih Rendah

“Kedua, sampahnya itu baru semua. Sudah saya cek cuma ada sedikit doang dan sudah saya kasih masukan ke beliau, terutama kepada UPT LH Tangsel sendiri, bahwa ada sedikit masalah dan tolong diperbaiki,” sambungnya.

Pihaknya meminta hal sepele seperti air lindi dari truk sampah Tangsel, tidak berceceran di sepanjang jalan, yang dikhawatirkan akan menjadi masalah kepada masyarakat Kecamatan Taktakan yang terdampak.

“Pokoknya bagaimanapun caranya air lindi itu jangan jatuh, salah satunya itu. Terus penampungannya memang belum sesuai apa yang kira harapkan, masih terlalu kecil,” pungkasnya. (Red/Roy)

Share :

Baca Juga

Daerah

Ramai Kabar Penetapan Sekda Provinsi Banten Definitif, Ini Kata Ketua Sekretariat Pansel

Daerah

Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Heru Widodo Pantau Pelabuhan Bakauheni

Daerah

Pemkot Serang Bagikan Makanan Tambahan Guna Tekan Angka Stunting

Daerah

Kunjungi Ponpes Bai Mahdi, Duta Besar UEA Dorong Kerja Sama Ekonomi dan Sosial

Daerah

Workshop Desa Antikorupsi Berikan Pemahaman Bagi Para Kades

Daerah

Pengurus LBH Ansor Banten Dilantik, Tb Adam Ma’rifat : Harus Menjadi Pelopor Keadilan

Daerah

DPRD Serang Tindak Lanjuti Isu Galian C Ilegal di Kragilan

Daerah

Gantikan Abdul Karim, Kapolda Banten Suyudi Fokus Pengamanan Pilkada Serentak