BagusNews.Co – Walikota Serang, Budi Rustandi, menemui warga Lingkungan Sempu Banten Girang RT 01 RW 17, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, yang menjadi korban kebakaran rumah, Senin, 9 Februari 2026.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 12.23 WIB siang dan menimpa rumah yang dihuni empat kepala keluarga (KK). Beruntung tidak ada korban jiwa dan api bisa diredam setelah tim Damkar ke lokasi.
Budi mengaku menerima informasi tersebut langsung dari masyarakat setempat melalui handphone (HP) miliknya.
”Saya menyempatkan diri datang ke lokasi, karena ada aduan warga langsung ke handphone saya dari Pak RT Husen di Sempu Banten Girang, bahwa terjadi kebakaran,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Walikota Budi Rustandi turut menyerahkan bantuan uang senilai Rp10 juta kepada para korban kebakaran, untuk perbaikan rumah.
”Dan kami langsung respon cepat untuk memberikan bantuan,” imbuhnya.
Selain bantuan uang tunai, pihaknya juga memberikan bantuan paket sembako berupa beras, mie instan dan peralatan tempat tidur.
”Bantuan ini berasal dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang dan Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA),” tambah Budi.
Budi berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi keluarga korban, serta memberikan dukungan moril bagi warga yang tengah tertimpa musibah.
Lebih lanjut, kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh anak berkebutuhan khusus (disabilitas) sekaligus yatim piatu, yang membakar tempat tidur saudaranya.
Peristiwa ini mengakibatkan satu rumah yang dihuni oleh empat kepala keluarga (KK) ini hangus terbakar, terutama bagian belakang dan kamar tidur.
”Semoga permasalahan ini bisa cepat selesai karena dia (anak berkebutuhan khusus) yang bakar sendiri di kasur,” kata Budi.
Sebagai tindak lanjut, Budi mengaku akan mengirim anak tersebut ke salah satu yayasan yang berada di Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, untuk mendapatkan perawatan.
”Kita doakan semoga masalah ini cepat selesai dan keluarga korban juga dapat merasa tenang dan nyaman,” ucapnya.
Sementara itu, salah seorang korban rumah kebakaran, Agus Humaidi (40), menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang sudah peduli terhadap warganya yang sedang terima musibah.
”Terima kasih atas bantuannya, semoga mudah-mudahan lancar dan banyak rezeki,” ucapnya.
Menurutnya, peristiwa kebakaran terjadi saat dirinya sedang berada di luar untuk menjemput istri.
”Di telepon sama adik, sekitar jam 12 atau jam 1 bada dzuhur. Saya lagi jemput istri,” ungkap Agus. (Red/ Roy)







