BagusNews.Co – Kondisi jalan raya di kawasan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, yang memprihatinkan berpotensi menimbulkan bahaya bagi pengguna jalan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun BagusNews.Co, selama dua pekan terakhir, telah terjadi empat kecelakaan dengna korban jiwa yang diduga dipicu oleh kondisi jalan yang berlubang dan tidak rata.
Kejadian ini tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga mengancam nyawa para pengguna jalan, terutama pengendara motor yang menjadi korban utama dalam insiden maut tersebut.
Insiden pertama terjadi pada Minggu, 1 Februari 2026, ketika seorang wanita berusia 42 tahun meninggal dunia setelah terjatuh dari sepeda motornya dan terlindas truk molen. Selang enam hari kemudian, tepatnya pada Sabtu, 7 Februari 2026, kecelakaan kembali terjadi. Seorang wanita yang belum teridentifikasi diduga oleng akibat jalan rusak dan menabrak dump truk hingga dinyatakan meninggal di tempat.
Pada Rabu, 11 Februari 2026, seorang pria juga mengalami kecelakaan serupa dan meninggal setelah bertabrakan dengan truk di malam hari. Terakhir, pada Jumat, 13 Februari 2026, seorang siswi SMA kelas XII tewas saat hendak berangkat ke sekolah setelah terlibat kecelakaan dengan truk molen.
Kondisi jalan yang rusak ini mendapatkan perhatian dari warga sekitar. Asep (32), seorang warga, menyampaikan kekhawatirannya terkait banyaknya lubang di jalan tersebut.
“Semua orang yang lewat sini mesti hati-hati. Padahal, sudah hati-hati masih ada saja kecelakaan di sini. Khawatir Pak, apalagi anak-anak yang pergi ke sekolah,” ujarnya kepada BagusNews, Sabtu, 14 Februari 2026.
Menanggapi hal itu, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang melakukan pemeliharaan jalan di kawasan Pasar Kemis. Kepala Bidang Jalan dan Jembatan DBMSDA Kabupaten Tangerang Ardiansyah Putra mengatakan, upaya ini dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan keselamatan pengendara.
Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam pengelolaan infrastruktur jalan.
“Kami memahami keresahan masyarakat terkait kondisi jalan di Pasar Kemis. Saat ini tim sudah kami kerahkan untuk melakukan pemeliharaan sebagai langkah cepat mengurangi potensi kecelakaan. Perbaikan permanen juga sudah kami siapkan dan akan segera dilaksanakan agar jalan kembali aman dan nyaman dilalui,” ujarnya.
Ardiansyah juga mengapresiasi warga yang aktif menyampaikan laporan dan aspirasi, sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berkendara selama proses pemeliharaan berlangsung. (Red/Munjul)







