Home / Daerah

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:06 WIB

DP2KBP3A Pandeglang Ajak Pasangan Bangun Keluarga Harmonis Berbasis 8 Pilar Pernikahan

Kanit PPA Polres Pandeglang dan kepala DP2KBP3A saat diskusi bersama di Sekretariat Porwan Pandeglang | dok. Difeni - BNC

Kanit PPA Polres Pandeglang dan kepala DP2KBP3A saat diskusi bersama di Sekretariat Porwan Pandeglang | dok. Difeni - BNC

BagusNews.Co – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KBP3A) Kabupaten Pandeglang, Gimas Rahardian mengatakan bahwa pihaknya meluncurkan program “Deklarasi Perkawinan Menuju Keluarga Sejahtera Siap Lahir Batin dan Harmonis” bertajuk ‘Dewi Sakinah’.

Program ini dirancang untuk memperkuat pondasi pernikahan bagi pasangan muda, dengan mengedepankan delapan pilar pernikahan sebagai panduan utama menuju keluarga sakinah, mawaddah, warahmah.

Hal ini di sampaikan pada saat diskusi sore di sekretariat porwan pandeglang, Gimas mengatakan yang menjadi inisiator nama program ini, menjelaskan bahwa ‘Dewi Sakinah’ bukan sekadar deklarasi, melainkan komitmen kolektif untuk membangun rumah tangga yang sejahtera secara lahir (material) dan batin (spiritual).

Baca Juga :  Hari Ini PJ Walikota Serang Sidak Aset Terbengkalai Milik Bapenda

“Kami ingin pasangan suami-istri siap menghadapi tantangan rumah tangga dengan fondasi kuat. Delapan pilar pernikahan ini menjadi kerangka program, mulai dari iman dan taqwa sebagai pondasi utama hingga pembelajaran berkelanjutan untuk adaptasi di era modern,” ujarnya, pada Senin 9 Maret 2026.

Program ini menargetkan 500 pasangan baru menikah di Pandeglang sepanjang 2026, dengan kegiatan berupa pelatihan pra-nikah, konseling pasca-nikah, dan forum diskusi bulanan. Delapan pilar pernikahan yang diintegrasikan mencakup:

Baca Juga :  Generasi Muda Jadi Target Utama Program Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045

Iman dan Taqwa : Memperkuat akidah dan ibadah bersama untuk ketenangan batin.

Komunikasi Terbuka: Membangun dialog jujur untuk mencegah konflik.

Tanggung Jawab Bersama : Pembagian tugas rumah tangga secara adil.

Kesetiaan dan Kepercayaan : Menjaga amanah dalam pernikahan.

Pengelolaan Keuangan : Literasi keuangan keluarga untuk kesejahteraan ekonomi.

Pengasuhan Anak Harmonis : Pendidikan anak berbasis nilai sakinah.

Kesehatan Fisik dan Mental : Promosi KB, kesehatan reproduksi, dan kesejahteraan emosional.

Pembelajaran Berkelanjutan: Workshop adaptasi perubahan sosial dan teknologi. (Red/Difeni)

Share :

Baca Juga

Daerah

Lewat Pelatihan Tata Boga, DP3AKKB Banten Ajak Perempuan Mandiri Secara Ekonomi

Daerah

Polda Banten Tangkap Oknum Anggota DPRD dalam Kasus Penipuan

Daerah

Ombudsman RI Perwakilan Banten Soroti Dua Masalah di Kota Serang

Daerah

Bawa 3 Kg Sabu, Polda Banten Ringkus 4 Tersangka di Merak

Daerah

Pemprov Banten Optimalkan Peran BUMD Dalam Pengendalian Inflasi

Daerah

Kampanye Terbuka Capres-Cawapres Dimulai 21 Januari, Banten Masuk Zona A

Daerah

Pj Walikota Serang Nanang Saefudin, Tunjuk Imam Rana Sebagai Plh Sekda

Daerah

Al Muktabar Minta Masyarakat Tetap Waspada  Terhadap Cuaca Ekstream