Home / Daerah

Selasa, 15 April 2025 - 14:51 WIB

Polda Banten Tangkap Oknum Anggota DPRD dalam Kasus Penipuan

Oknum anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Partai Golkar berinisial RF terjerat dalam kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan l Dok. Istimewa

Oknum anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Partai Golkar berinisial RF terjerat dalam kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan l Dok. Istimewa

BagusNews.Co – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda) Banten menangkap seorang oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten.

Oknum anggota Dewan dari Fraksi Partai Golkar berinisial RF terjerat dalam kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan. Tindakan ini melanggar Pasal 378 dan 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHPidana).

Penangkapan tersebut dilakukan setelah adanya laporan mengenai modus operandi yang digunakan oleh RF.

Dirreskrimum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan sebagaimana rilis yang diterima BagusNews.Co, Selasa, 15 April 2025, mengatakan bahwa kasus tersebut bermula pada bulan Februari 2024.

“Kejadian sekitar bulan Februari 2024 di kantor Bank BJB Cabang Cilegon. Saat itu tsk (tersangka) RF menyerahkan satu lembar cek BJB nomor DAA02117363 senilai Rp350 juta kepada pihak PT Sinar Dinamika Beton sebagai pembayaran terhadap pembelian barang berupa beton ready mix,” kata Dian.

Baca Juga :  Polda Banten Ungkap Praktik Penambangan Emas Ilegal di Kabupaten Lebak

Modus yang digunakan oleh RF melibatkan penyerahan cek sebagai alat pembayaran, di mana cek tersebut seharusnya mencakup nilai dari transaksi yang terjadi.

RF, yang berperan sebagai Direktur CV Prisma Kencana, melakukan pemesanan barang dan secara resmi menandatangani Surat Pesanan.

Dengan adanya penyerahan cek kepada PT Sinar Dinamika Beton, yang seharusnya memicu pengiriman beton, sebuah langkah yang ternyata berujung pada kerugian bagi pihak pengirim.

Lebih lanjut, Dian menjelaskan kronologi peristiwa yang terjadi. Cek yang diserahkan oleh RF kepada PT Sinar Dinamika Beton, memicu pengiriman barang berupa beton.

Namun, ketika PT Sinar Dinamika Beton berusaha mencairkan cek senilai Rp350 juta tersebut, mereka kecewa.

Baca Juga :  Jelang Idul Adha, Distan Banten Lakukan Pemeriksaan di Lapak Penjualan Hewan Kurban

“Cek tersebut tidak dapat dicairkan dan mendapat penolakan dari pihak Bank BJB Cabang Cilegon dengan alasan saldo tidak cukup,” ungkap Dian.

Kerugian yang dialami oleh PT Sinar Dinamika Beton pun menjadi beban yang tidak dapat ditanggung oleh RF.

Sebagai barang bukti, pihak kepolisian mengamankan sejumlah dokumen penting yang terkait dengan kasus ini. Beberapa di antaranya adalah 1 lembar cek Bank BJB senilai Rp350 juta, surat keterangan penolakan dari BJB, beberapa invoice terkait transaksi, dan bukti pengiriman berupa surat jalan.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tsk RF dikenakan Pasal 378 KUHPidana dan atau Pasal 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” tutup Dian. (Red/Dwi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pj Gubernur Al Muktabar Pastikan Keberagaman di Banten Terjaga Dengan Baik

Daerah

Kampung Cilaja Berjaya di Festival Gebrag Ngadu Bedug Se-Kabupaten Pandeglang

Daerah

Mahasiswa Banten Kritiki UU PPSK

Daerah

Hari Bhayangkara, Polda Banten Bedah Rumah Anggota Polisi Tak Layak Huni

Daerah

Pemkab Serang Dukung Program Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

Daerah

Open Bidding Enam Jabatan Kepala OPD, BKPSDM Kabupaten Serang: Calon Pendaftar Sudah Banyak

Daerah

Kampanye Anti Kekerasan terhadap Perempuan, Komnas Soroti Provinsi Banten

Daerah

TPSA Cilowong Kota Serang Berpotensi Jadi Lokasi PSEL, Najib Hamas: Pertimbangannya Jarak Tempuh