BagusNews.Co – Lonjakan wisatawan di kawasan Pantai Pasir Putih Carita, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada libur Lebaran 2026 atau Idulfitri 1447 Hijriah memicu sejumlah insiden anak terpisah dari orang tua.
Sedikitnya 25 anak dilaporkan sempat hilang dari pengawasan keluarga di tengah padatnya arus pengunjung di kaswawan pantai tersebut.
Kepadatan wisatawan yang memadati kawasan pantai diduga menjadi salah satu pemicu utama, ditambah dengan lemahnya pengawasan dari orang tua.
Petugas Balawista Kabupaten Pandeglang, Hasan Basri, mengungkapkan seluruh anak yang sempat dilaporkan hilang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
“saat ini tercatat sekitar 25 anak yang dilaporkan hilang dari pengawasan orang tua di kawasan wisata. Namun alhamdulillah, berkat kesigapan tim Balawista bersama kepolisian, Basarnas, relawan, serta masyarakat, seluruh anak berhasil dipertemukan kembali dengan keluarganya,” ujar Hasan saat ditemui di lokasi. Kamis, 26 Maret 2026.
Hasan menegaskan, selain faktor keramaian, kelalaian orang tua menjadi penyebab dominan anak-anak terlepas dari pengawasan. Ia menyebut, sejumlah orang tua kurang fokus karena sibuk menggunakan telepon genggam, termasuk membuat konten di media sosial.
“Bukan hanya karena ramai, tetapi juga karena orang tua lengah, misalnya sibuk bermain ponsel atau membuat konten, termasuk siaran langsung di live tiktok, sehingga anak lepas dari pantauan,” katanya.
Untuk mengantisipasi kejadian serupa, sebanyak sekitar 100 personel Siaga Wisata yang difasilitasi Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang telah dikerahkan selama masa libur Lebaran. Pengamanan juga diperkuat oleh sekitar 300 relawan yang tersebar di berbagai destinasi wisata di Provinsi Banten.
(Red/Difeni)







