Home / Daerah

Senin, 8 Juni 2026 - 18:49 WIB

JAM Center Indonesia Luncurkan Transformasi Digital Ekonomi Desa

BagusNews.Co – Yayasan Jaringan Aspirasi Masyarakat (JAM) Center Indonesia bersama Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih, menggelar sosialisasi Gerakan Ekonomi Rakyat Berbasis Desa di Provinsi Jawa Barat.

Acara ini memaparkan strategi nyata dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui optimalisasi Koperasi JAM Abadi Desa, pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta digitalisasi sektor pangan lokal.

Melalui sinergi ini, desa diarahkan untuk menjadi motor penggerak utama dalam rantai pasok nasional, termasuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG).

Ketua Yayasan Jaringan Aspirasi Masyarakat sekaligus Ketua Dewan Pakar APDESI Merah Putih, Johan Aripin Muba, menegaskan pentingnya mengubah kedudukan desa dalam pembangunan nasional. Negara harus melihat desa sebagai subjek aktif yang mengendalikan potensi ekonominya sendiri secara mandiri.

“Desa tidak boleh hanya menjadi objek pembangunan. Desa harus menjadi pusat kekuatan ekonomi rakyat. Karena itu, transformasi ekonomi desa harus dimulai dari penguatan UMKM, pemanfaatan teknologi digital, dan pembangunan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Johan dalam rilis yang diterima bagusnews.co pada Senin, 8 Juni 2026.

Johan juga menjelaskan integrasi teknologi menjadi elemen kunci dalam memodernisasi tata kelola ekonomi di tingkat desa.

Baca Juga :  Kumpulkan Seluruh Kepala OPD, Al Muktabar Ingatkan Capaian Kinerja

Pihaknya juga berkomitmen untuk menyediakan infrastruktur digital yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat desa.

“Kita ingin menghadirkan model ekonomi desa yang lebih maju, terbuka, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Teknologi digital harus menjadi alat pemberdayaan, bukan sekadar tren,” tambahnya.

Sebagai langkah konkret inovasi keuangan di perdesaan, gerakan ini memperkenalkan instrumen baru yang dirancang khusus untuk mempermudah sirkulasi ekonomi lokal.

Kehadiran instrumen keuangan digital ini diharapkan mampu menekan biaya transaksi dan memperluas jaringan pasar UMKM desa.

“JAM Coin kami perkenalkan sebagai bagian dari inovasi ekosistem ekonomi digital desa. Harapannya, instrumen ini dapat menjadi pendukung transaksi, kolaborasi, dan penguatan ekonomi masyarakat desa secara lebih efektif,” beber Johan.

Di samping itu, keberhasilan program ini membutuhkan kerja sama yang erat dari seluruh elemen di tingkat lokal maupun regional.

Sinergi yang solid akan memastikan program berjalan secara konsisten dan memberikan dampak ekonomi yang terukur bagi warga.

“Gerakan ini harus menjadi kerja bersama. Pemerintah desa, masyarakat, pelaku UMKM, dan seluruh pemangku kepentingan harus bergerak dalam satu ekosistem agar ekonomi rakyat benar-benar tumbuh dari desa,” harapnya.

Baca Juga :  Bupati Serang Bagikan Beasiswa Pascasarjana untuk 24 Guru SD di UPI Bandung

Menanggapi pemaparan tersebut, Sekretaris Jenderal DPP APDESI Merah Putih A. Anwar Sadat turut memberikan dukungan penuh terhadap implementasi program di lapangan.

Anwar menilai bahwa kolaborasi ini menjadi solusi taktis bagi aparatur desa, dalam menggerakkan sektor riil perdesaan.

“Selama ini pemerintah terkadang kurang memperhatikan desa desa di daerah seperti ini, dengan adanya koperasi JAM, walaupun swasta, semoga swasta ini yang bisa membangun desa-desa. Semoga dengan adanya koperasi JAM ini desa bisa terbantu ekonominya, karena desa adalah salah satu pondasi dari sebuah negara,” tegas Sekjen DPP APDESI Merah Putih A. Anwar Sadat.

Gerakan Ekonomi Rakyat Berbasis Desa ini ditargetkan menyasar ribuan desa potensial di Jawa Barat guna membentuk ekosistem koperasi produktif.

Implementasi program mencakup pengembangan kemitraan budidaya pertanian, swakelola peternakan, serta penyediaan jaringan distribusi logistik melalui aplikasi digital terintegrasi.

“Upaya kolektif ini diharapkan mampu menurunkan ketergantungan pasokan pangan luar daerah sekaligus menstabilkan tingkat inflasi di pedesaan secara berkelanjutan,” pungkas Anwar. (Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Hindari Penelantaran, Dinsos Banten Perketat Izin Adopsi Anak

Daerah

Dindikbud Kota Serang Gencar Lakukan Validasi Data Anak Putus Sekolah

Daerah

Dekranasda Banten Bersama Kemendikbudristek Gelar Pendidikan Kecakapan Wirausaha Tenun Baduy

Daerah

Saba Riung Ramadan: Pemkot Tangerang Gelar Cek Kesehatan Gratis di Masjid

Daerah

Aktivis Pandeglang Kritik Sikap Emosional Bupati Dewi Setiani

Daerah

Lakukan Dekontaminasi, Kementerian LH Tangani Kasus Radioaktif Cesium-137 di Kawasan Industri Cikande
Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriyadi saat mengalami pembalap kelas RX King pada Minggu, 27 Juli 2025 | Dok. Guntur-BNC

Daerah

Mahatama Karya Open Road Race 2025 Jadi Momentum Pengembangan Olahraga dan Pariwisata di Pandeglang

Daerah

Wadah Aktualisasi Prestasi Atlet Pelajar, Al Muktabar Buka POPDA XI Provinsi Banten