BagusNews.Co – Ratusan pelajar dari tingkat dasar hingga menengah di Kampung Panguseupan, Desa Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, begitu antusias mengikuti pesantren kilat (sanlat) selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Inisiatif relawan ini digelar gratis di Masjid Al-Mustaghfirin sejak 20 Februari hingga 15 Maret 2026.
Ketua pelaksana, Adi Ilham menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan membentuk generasi Islam berkarakter kuat yang memegang teguh nilai tauhid.
“Kami juga ingin menyegarkan dan mematangkan pelajaran sekolah anak-anak selama malam Ramadan,” ungkapnya.
Sanlat dimulai pada Jumat malam, 20 Februari 2026, atau malam ketiga Ramadan. Pembukaan dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, aparat desa, orang tua, donatur, serta dermawan yang mengantar anak-anaknya.
“Alhamdulillah, pesantren kilat ini berkembang pesat. Dari belasan peserta pada 2021, kini malam pembukaan diikuti 205 anak, termasuk dari luar kampung,” ujarnya bangga.
Materi pelajaran menggabungkan ibadah dan penguatan agama. Jam pertama pukul 21.00-22.00 WIB fokus pada tauhid dan fiqih, dilanjutkan mengaji Al-Qur’an hingga pukul 23.00 WIB.
“Kami juga ajarkan akidah akhlak, membaca Al-Qur’an, serta praktik sholat dua kali seminggu,” tambahnya.
Agenda tahunan relawan Masjid Al-Mustaghfirin ini murni swadaya masyarakat, tanpa biaya sepeser pun. Ketua DKM Masjid Al-Mustaghfirin, Ustaz Ahmad Khotib, berharap peserta memaksimalkan waktu.
“Ikuti dengan sungguh-sungguh agar ilmu agama dan pengetahuan bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Kegiatan ini terbuka untuk semua, dari Panguseupan maupun luar kampung,” tegasnya. (Red/Difeni)







