Home / Daerah

Senin, 11 September 2023 - 21:07 WIB

Warga Keluhkan Kenaikan Harga Beras, DPRD Minta Pemprov Banten Gelar Operasi Pasar

BagusNews.Co – Wakil Ketua DPRD Banten sekaligus Koordinator Komisi II, M. Nawa Said Dimyati angkat bicara terakit keluhan dari warga Banten masalah kenaikan harga beras di pasaran sejak awal September lalu.

“Sejak awal September saya menerima banyak keluhan warga, baik yang datang ke rumah atau saat saya diundang ke perkampungan dan desa, banyak sekali yang mengeluhkan terkait kenaikan harga beras,” kata Nawa kepada wartawan, Senin, 11 September 2023.

Menurut politikus Partai Demokrat yang akrab disapa Cak Nawa ini, kenaikan harga beras akan menjadi masalah besar bagi masyarakat Banten jika tidak segera ditinjaklanjuti, karena beras merupakan kebutuhan pokok yang paling mendasar.

“Harus segera ada Langkah-langkah konkret dari pemerintah daerah atas kenaikan harga beras yang saat ini menjadi keluhan masyarakat,” ujarnya.

Cak Nawa meminta Pemprov Banten secepatnya melakukan pengendalian harga beras dengan melakukan operasi pasar, agar kenaikan harga beras tersebut bisa teratasi.

Baca Juga :  DPRD Banten Singgung Pejabat yang Tidak Standby Di kantor

“Pemprov Banten harus segera melakukan operasi pasar, jangan sampai kenaikan harga tersebut tidak terkendali nantinya,” pungkasnya.

Terpisah, Pj Sekda Banten Virgojanti mengakui bila harga beras dipasaran harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Untuk inflasi di Banten masih terkendali di 2,96 persen, mudah-mudahan tidak ada gejolak yang tinggi. Meski demikian terdapat satu komoditas yang perlu menjadi perhatian, yaitu komoditas beras,” kata Virgojanti usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri M Tito Karnavian secara online di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Senin (11/9/2023).

Virgojanti menuturkan, untuk komoditas beras di sejumlah daerah terus mengalami fluktuatif harga, bahkan terdapat beberapa daerah yang masuk dalam zona merah terkait kenaikan harga beras

“Alhamdulillah Banten tidak termasuk kedalam wilayah yang merah untuk hal itu, jadi kita masih di sekitaran harga eceran tertinggi (HET). Artinya bahwa secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa inflasi di Provinsi Banten tetap terkendali,” bebernya.

Baca Juga :  Pemprov Banten Harap Sektor Pendidikan Dapat Mensosialisasikan Budaya Antikorupsi

Meski demikian, kata Virgojanti, Pemprov Banten tidak boleh berpuas diri, melainkan harus terus meningkatkan upaya-upaya pengendalian inflasi. Terlebih saat ini terdapat ancaman dari dampak El Nino.

“Ini harus terus kita kawal, agar adanya kekeringan terutama yang mengancam wilayah pertanian dapat kita kendalikan, lantaran hal itu dikhawatirkan dapat mengancam produksi pertanian,” imbuhnya.

Oleh karena itu, dirinya meminta kepada Dinas Pertanian Banten untuk melakukan pendataan terhadap lahan-lahan pertanian yang berpotensi mengalami kekeringan, serta menyiapkan langkah-langkah guna mengantisipasi hal tersebut.

“Sementara, untuk Dinas Ketahanan Pangan untuk segera melakukan langkah intervensi ke pasar serta kepada masyarakat yang tidak mampu, jangan sampai lonjakan harga beras ini meningkat terus,” jelasnya.

“Kalau terjadi kekeringan dan terancam tidak berproduksi, serta di pasar terjadi kenaikan harga yang tinggi. Maka beras cadangan pemerintah akan kita gelontorkan,” tegasnya. (Red/Dede)

Share :

Baca Juga

Daerah

Peringati Maulid Nabi di Puloampel dan Bojonegara, Zakiyah-Najib Boyong Pasha Ungu

Daerah

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Bersih, Pemkab Serang Kerja Sama dengan KPK

Daerah

Politisi PDI Perjuangan Ida Rosida Lutfi Diprediksi Kembali Duduk di Kursi DPRD Banten

Daerah

BNN Banten Amankan 2 Pengedar dan 21 Kg Lebih Sabu

Daerah

UMP 2025 Naik 6,5 Persen, Apindo Banten Keberatan

Daerah

Lebak Garap Agrowisata Cikapek Rp12 Miliar,  Serap 400 Lapangan Kerja

Daerah

Jokowi Bertemu Ganjar di Jateng Saat Momentum Deklarasi Anis Capres Nasdem

Daerah

Rakor Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Dimyati : Penganggaran Harus Berdasarkan Kebutuhan Masyarakat