BagusNews.Co – Berbagai upaya dilakukan Pemkot Serang untuk melakukan pencegahan dan mempercepat penurunan stunting di ibukota Provinsi Banten.
Salah satu upaya terbaru pencegahan stunting di Kota Serang melibatkan seluruh ASN melalui gerakan sedekah telur setiap hari Senin yang dimulai Oktober 2023.
Berdasarkan Surat Edaran Walikota Serang Nomor : 460/1400 -Perekonomian/X/2023 tentang Gerakan Peduli Percepatan Penurunan Stunting di Kota Serang, setiap ASN diwajibkan membawa tiga butir telur ayam setiap pekan untuk disedekahkan ke Dinas Pemberdayaan Perempun Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Serang setiap hari Senin.
Menurut Sekda Kota Serang Nanang Saefudin, sedekah telur dikumpulkan setiap hari Senin saat apel pagi di lapangan Puspmekot Serang, hal itu dilakukan dalam rangka pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kota Serang.
“Seluruh ASN diimbau untuk mengumpulkan telur satu minggu sekali dan alhamdulillah sudah dimulai minggu kemarin, dan alhamdulillah patut bersyukur semua ASN peduli stunting,” kata Nanang Saefudin kepada wartawan, Senin, 23 Oktober 2023.
Menurut Nanang, gerakan pengumpulan telur ini merupakan program yang diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Serang, dalam rangka menuntaskan angka Stunting yang saat ini mencapai angka 19 persen di Kota Serang.
“Jadi intinya semua kita berpartisipasi dalam rangka menuntaskan stunting, karena stunting kita ini kota serang saat ini 19 persen diharapkan di 2024 akhir ini bisa turun menjadi 14 persen dan mudahan-mudahan bisa menekan lima persen dan ini tidaklah mudah,” ujarnya.
Kemudian, lanjut Nanang, dengan membangun kolaborasi bersama semua pegawai ASN di lingkungan Pemkot Serang, serta seluruh stekholder di Kota Serang di harapkan pengentasan stunting dapat diatasi.
“Makanya harus ada kolaborasi kerjasama diantara kita semua bukan dari pemda saja tapi seluruh stekholder yang ada di kota Serang,” ujarnya.
Nanang juga menegaskan, bahwa ASN harus menyumbangkan telor setiap satu minggu sekali dalam rangka menuntaskan angka Stunting di Kota Serang.
”Sedekah telur ini tidak busa diganti dengan uang, khawatir kalau berupa uang ada penyalahgunaan,” pungkas Nanang. (Red/Misbah)







